Example 728x250
Bank SultraBeritaDaerah

Finspora 2026 Resmi Dibuka, Bank Indonesia Dorong UMKM Sultra Naik Kelas dan Industri Keuangan Makin Solid

44
×

Finspora 2026 Resmi Dibuka, Bank Indonesia Dorong UMKM Sultra Naik Kelas dan Industri Keuangan Makin Solid

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Gelaran Finance, Sport and Art (Finspora) 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran, di kawasan The Park Kendari, Sabtu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Sultra Maimo dan Festival Kuliner yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026. Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan seni, Finspora 2026 juga diarahkan sebagai momentum memperkuat sinergi industri jasa keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Finspora sebelumnya dikenal sebagai Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank), sebuah kegiatan dua tahunan yang dimotori Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Tenggara.

Pada pelaksanaan tahun ini, cakupan kegiatan diperluas. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pimpinan dan insan industri keuangan di Sulawesi Tenggara turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pembukaan Finspora 2026 turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara Edwin Permadi, Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha, Direktur Utama Bank Sultra sekaligus Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra Andri Permana Diputra Abubakar, serta jajaran pimpinan perbankan dan lembaga keuangan se-Sulawesi Tenggara.

Dorong UMKM dan Digitalisasi Pembayaran

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kota Kendari dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, Sultra Maimo dan Finspora 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis. Salah satunya adalah mendorong pengembangan UMKM lokal melalui penyediaan 50 booth kuliner.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 booth diisi UMKM lokal dan 30 lainnya berasal dari UMKM nasional.

Kehadiran pelaku UMKM dari berbagai daerah diharapkan dapat membuka ruang bagi pengusaha lokal untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar hingga tingkat nasional.

Selain penguatan UMKM, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempercepat digitalisasi sistem pembayaran melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Masyarakat didorong untuk membiasakan transaksi nontunai sekaligus memahami pentingnya penggunaan Rupiah melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

“Tujuan lainnya adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memajukan perekonomian Kota Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara,” demikian disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Tidak hanya menghadirkan festival kuliner dan kopi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pameran wastra. Sejumlah agenda strategis turut disiapkan, seperti business matching, forum investasi, hingga fasilitasi ekspor bagi UMKM.

Wali Kota Kendari Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyambut baik pelaksanaan Finspora dan Sultra Maimo di Kota Kendari.

Ia mengapresiasi sinergi antara Bank Indonesia, OJK dan FKIJK yang menjadikan Kota Kendari sebagai pusat pelaksanaan kegiatan berskala Provinsi Sulawesi Tenggara.

Siska juga menyoroti inovasi pengelolaan sampah plastik yang diterapkan di area kegiatan. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pentingnya penerapan konsep ekonomi sirkular.

Dalam kesempatan itu, Siska menekankan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai salah satu penopang ketahanan ekonomi daerah.

Karena itu, ia mendorong industri perbankan untuk terus berkolaborasi membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membawa produk lokal agar mampu bersaing di pasar global.

Upaya tersebut sejalan dengan rencana Pemerintah Kota Kendari untuk berpartisipasi dalam pameran UMKM internasional di Tiongkok.

Siska juga optimistis rangkaian kegiatan selama sepekan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari.

Bank Sultra Pimpin Sementara Perolehan Medali

Di sisi lain, Finspora 2026 juga menjadi ajang memperkuat sportivitas dan kebersamaan antarinsan industri jasa keuangan.

Hingga pembukaan berlangsung, kontingen Bank Sultra berada di posisi teratas sementara dalam perolehan medali.

Bank Sultra telah mengoleksi tiga medali emas, masing-masing dari cabang badminton, tenis lapangan, dan Fun Run 5K putri.

Selain itu, Bank Sultra juga mengamankan dua medali perak dari cabang Fun Run 5K putra dan lomba yel-yel.

Direktur Utama Bank Sultra sekaligus Ketua FKIJK Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengaku bangga atas capaian sementara kontingen Bank Sultra.

Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin dan semangat kebersamaan seluruh insan Bank Sultra.

Namun, ia menegaskan bahwa Finspora tidak semata-mata berbicara mengenai persaingan untuk meraih prestasi.

“Di luar persaingan meraih prestasi, nilai utama yang kita usung dalam Finspora 2026 ini adalah memelihara jiwa sportivitas, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh kolaborasi antar-lembaga jasa keuangan di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Ia optimistis para atlet Bank Sultra dapat terus memberikan penampilan terbaik dan mempertahankan konsistensi hingga seluruh rangkaian kompetisi selesai.

Pelaksanaan Finspora 2026, Sultra Maimo dan Festival Kuliner di The Park Kendari diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan insan industri keuangan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sulawesi Tenggara.

Masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya juga diharapkan turut meramaikan kegiatan tersebut sekaligus mendukung produk-produk UMKM lokal yang ditampilkan hingga 9 Agustus 2026.

Laporan : Redaksi