Example 728x250
BeritaDaerah

Kapolsek Pelabuhan Kendari Fasilitasi Dialog Ojek Online dan Offline, Dorong Solusi Bersama Demi Kamtibmas

13
×

Kapolsek Pelabuhan Kendari Fasilitasi Dialog Ojek Online dan Offline, Dorong Solusi Bersama Demi Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Kapolsek kawasan Pelabuhan Kendari (KP3) , Iptu Tujianto Sujudi, S.H., M.AP., mengambil langkah proaktif dengan memfasilitasi pertemuan antara komunitas ojek online dan ojek pangkalan (offline) guna mencari solusi atas dinamika yang terjadi di kawasan pelabuhan Nusantara Kendari, pada senin (13/4/2026)

Dalam keterangannya, Iptu Tujianto menegaskan bahwa pihak kepolisian hadir untuk menjembatani kepentingan seluruh pihak agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mempertemukan mereka agar bisa mengetahui keinginan masing-masing pihak. Sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, kami harus memfasilitasi seluruh stakeholder, baik dari KSOP Kendari, Dinas Perhubungan, Pelindo, serta komunitas ojek online dan offline, agar bisa duduk bersama dan tidak menimbulkan konflik,” ujarnya saat ditemui.

Ia mengakui bahwa perbedaan pandangan antara pihak ojek online dan offline, termasuk terkait aktivitas di sekitar gerbang pelabuhan, menjadi salah satu sumber persoalan. Kondisi arus penumpang yang datang dan pulang secara bersamaan di area gerbang juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Ini menjadi pokok masalah yang harus kita cari solusinya bersama, khususnya dengan Dinas Perhubungan. Tidak bisa hanya diselesaikan oleh aparat, karena saat ini masih sebatas wacana dari kedua belah pihak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek berharap agar ke depan terdapat ruang yang adil dan berkelanjutan bagi ojek online maupun offline dalam mencari nafkah di kawasan pelabuhan.

“Kita semua mencari rejeki di pelabuhan ini. Yang penting tetap tertib, tidak saling melakukan kekerasan, serta terkoordinir dengan baik agar tidak ada keluhan dari masyarakat sebagai pengguna jasa,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai jalan keluar terbaik.

“Saya berharap baik ojek online maupun offline bisa menahan diri, duduk bersama mencari solusi yang adil, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Kendari,” pungkasnya.

Laporan : Jaldin