Example 728x250
BeritaDaerah

Gubernur Sultra Letakkan Batu Pertama GOR UM Kendari, Tegaskan Kampus Harus Cetak Pemimpin Berkarakter

27
×

Gubernur Sultra Letakkan Batu Pertama GOR UM Kendari, Tegaskan Kampus Harus Cetak Pemimpin Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara langsung melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Universitas Muhammadiyah Kendari, Rabu (1/4/2026).

KENDARI – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung penguatan dunia pendidikan kembali ditegaskan melalui pembangunan sarana penunjang di lingkungan perguruan tinggi. Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara langsung melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Universitas Muhammadiyah Kendari, Rabu (1/4/2026).

Momentum tersebut tidak hanya menjadi simbol dimulainya pembangunan fasilitas baru di lingkungan kampus, tetapi juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab besar, bukan hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan integritas generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.

“Hari ini kita letakkan batu pertama. Lembaga pendidikan itu bukan hanya mencetak orang yang terdidik, tetapi juga mencetak orang-orang yang berkarakter, mencetak calon pemimpin-pemimpin masa depan,” ujar Andi Sumangerukka di hadapan civitas akademika dan para undangan.

Menurut Gubernur, pembangunan fasilitas olahraga di lingkungan kampus memiliki makna strategis. Kehadiran GOR bukan sekadar menjadi tempat kegiatan fisik dan olahraga mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembinaan mental, disiplin, semangat kompetitif, serta kebersamaan antarmahasiswa. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.

Pembangunan GOR Universitas Muhammadiyah Kendari ini diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas kemahasiswaan, mulai dari olahraga, kegiatan seni, hingga forum-forum pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Dengan fasilitas yang memadai, kampus diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat, disiplin, dan berdaya saing tinggi.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan dunia pendidikan, seluruh biaya pembangunan gedung olahraga tersebut ditanggung langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara. Langkah ini menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di Sultra.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan bahwa setiap pembangunan yang dilakukan harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada proyek-proyek monumental yang hanya terlihat megah secara fisik, tetapi minim dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan harus dirancang secara tepat sasaran dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dalam kesempatan seperti ini, dibutuhkan partisipasi seluruh pihak. Sebagai pemimpin ada dua pilar yang harus saya lakukan adalah bagaimana mengentaskan kemiskinan dan masalah sumber daya manusia. Kita tidak akan bisa mengentaskan kemiskinan kalau anggaran tidak dikelola secara tepat sasaran. Anggaran harus dianggarkan secara tepat sasaran oleh orang-orang yang memiliki kapasitas,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang fokus pada dua isu utama, yakni pengurangan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM. Gubernur menilai kedua hal tersebut saling berkaitan erat, sehingga pengelolaan anggaran harus dilakukan secara profesional dan akuntabel.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk bersama-sama membangun fondasi yang kuat bagi masa depan Sulawesi Tenggara. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh pondasi yang kokoh sejak awal.

“Bantu kami agar Sulawesi Tenggara ke depan bisa lebih baik. Mari kita meletakkan pondasi yang benar. Karena jika pondasinya rapuh, maka bangunan itu akan mudah roboh. Tetapi jika pondasinya kuat, maka bangunan itu dapat terus berkembang,” ungkapnya.

Selain melakukan peletakan batu pertama pembangunan GOR, Gubernur Sultra juga meninjau Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang ada, sekaligus memastikan dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi di daerah.

Kegiatan ini menjadi simbol kuat komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung dunia pendidikan sebagai fondasi utama mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berintegritas menuju Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Laporan : Jaldin