KENDARI — Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) resmi melantik Jamhir Safani sebagai Rektor Unsultra dan Saprudin sebagai Direktur Pascasarjana, Jumat (23/1/2026). Prosesi pelantikan digelar di pelataran Rektorat Unsultra dan berlangsung khidmat, disaksikan unsur yayasan, tokoh daerah, pimpinan perguruan tinggi, serta civitas akademika.
Pelantikan tersebut dihadiri Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Unsultra, Nur Alam, Rektor Universitas Karya Persada Muna (UKPM) Usman Riase, Mantan Wakil Gubernur Sultra Saleh Lasata, Mantan Wakil Bupati Konawe Selatan Rasyid, serta puluhan mahasiswa Unsultra dari berbagai fakultas.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Unsultra, Nur Alam, menegaskan bahwa pelantikan rektor dan direktur pascasarjana telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum dan mekanisme perundang-undangan yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa seluruh proses telah melalui tahapan administratif dan koordinasi yang diperlukan.
“Pelantikan rektor hari ini sah dan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Nur Alam di hadapan para undangan.
Ia menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil konsultasi pihak yayasan dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX di Makassar yang dilakukan pada 6 Januari 2026 lalu. Konsultasi itu, kata dia, dilakukan guna memastikan kepastian administrasi, tata kelola kelembagaan, serta keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan tinggi di Unsultra.
“Seluruh tahapan telah dikonsultasikan dengan LLDikti sebagai bentuk komitmen yayasan dalam menjalankan tata kelola perguruan tinggi yang tertib dan sesuai regulasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nur Alam berharap kepemimpinan baru Unsultra dapat membawa suasana akademik yang kondusif, memperkuat manajemen internal, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan swasta di Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Rektor Unsultra yang baru dilantik, Jamhir Safani, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh yayasan dan seluruh civitas akademika. Ia menilai amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara profesional dan transparan.
Menurut Jamhir, fokus utama kepemimpinannya ke depan adalah memperkuat tata kelola universitas, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong pengembangan sumber daya dosen dan mahasiswa.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu akademik, memperbaiki sistem pelayanan pendidikan, serta menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan produktif,” ujar Jamhir.
Ia juga mengajak seluruh civitas akademika Unsultra untuk bersatu dan berkolaborasi demi kemajuan universitas. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini membutuhkan kerja bersama dan inovasi berkelanjutan.
Pelantikan Rektor dan Direktur Pascasarjana ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi internal Unsultra dalam memperkuat peran sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing dan berkontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara. (KM)













