Example 728x250
BeritaDaerah

Wagub Sultra Hadiri Hari Jantung Sedunia 2025, Jantung Sultra Run dan Pemeriksaan Gratis Warnai Kemeriahan

121
×

Wagub Sultra Hadiri Hari Jantung Sedunia 2025, Jantung Sultra Run dan Pemeriksaan Gratis Warnai Kemeriahan

Sebarkan artikel ini

Kendari – Peringatan Hari Jantung Sedunia (World Heart Day) tahun 2025 di Sulawesi Tenggara berlangsung meriah di pelataran eks MTQ Kendari, Minggu (28/9/2025). Rangkaian kegiatan yang digagas oleh Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Kendari ini diisi dengan lomba lari bertajuk Jantung Sultra Run, senam bersama, zumba, serta pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Acara ini dihadiri langsung Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Wakil Wali Kota Kendari, Ketua TP-PKK Kota Kendari, Sekda Kota Kendari, pengurus Yayasan Jantung Sehat Provinsi Sultra, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), para direktur rumah sakit se-Kota Kendari, serta unsur tenaga kesehatan lainnya. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai kalangan semakin menambah semarak peringatan yang dipusatkan di jantung ibu kota provinsi tersebut.

Rangkaian acara dimulai dengan lomba lari sejauh lima kilometer yang diikuti peserta dari komunitas olahraga, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Suasana hangat tercipta ketika para peserta menyelesaikan lomba dengan penuh antusiasme. Setelah itu, ribuan warga yang hadir bergabung dalam sesi senam sehat dan zumba. Aktivitas ini tidak hanya menghidupkan suasana, tetapi juga menjadi simbol pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan jantung.

Puncak acara diwarnai dengan seremoni peringatan, sambutan resmi, pengundian doorprize, dan pemberian layanan kesehatan gratis, mulai dari pengecekan tekanan darah, kolesterol, gula darah, hingga konsultasi medis. Kehadiran layanan kesehatan ini mendapat sambutan positif masyarakat karena dapat diakses secara langsung tanpa biaya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua menegaskan bahwa jantung adalah pusat kehidupan tubuh. Ia menggambarkan jantung sebagai pompa utama yang apabila terganggu, maka distribusi darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh akan ikut terhambat. “Peringatan ini mengingatkan kita betapa sehat itu penting. Sehat itu penting, sehat itu penting. Konstitusi menegaskan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, artinya kita butuh akal, budi, dan kesehatan. Kalau punya akal dan budi tapi tidak sehat, hidup akan susah,” ujarnya.

Hugua juga menyampaikan apresiasi kepada para penggiat jantung di Sultra yang konsisten mengedukasi masyarakat. Ia menyebut keberadaan organisasi, komunitas, dan para tenaga medis yang aktif menyosialisasikan gaya hidup sehat sangat berperan dalam menekan angka penyakit jantung. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang berhalangan hadir karena agenda di Jakarta, namun tetap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Ketua PERKI Sultra, dr. Sjarief Subidjakto, dalam laporannya menjelaskan bahwa Hari Jantung Sedunia pertama kali diperingati pada 1999 oleh World Heart Federation (WHF) bersama World Health Organization (WHO). Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran global bahwa penyakit jantung dan stroke merupakan penyebab utama kematian di dunia.

“Di Sulawesi Tenggara, saat ini terdapat 11 dokter spesialis jantung yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien. Serangan jantung dikenal sebagai silent killer karena bisa datang mendadak tanpa gejala. Karena itu, momentum Hari Jantung Sedunia harus dimaknai sebagai ajakan bersama untuk menjaga jantung kita,” jelas Sjarief.

Ia menambahkan, sejak Juli 2025 PERKI Sultra aktif melakukan kampanye kesehatan melalui berbagai media, mulai dari TVRI dan Kendari TV hingga platform digital seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Melalui kampanye tersebut, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya deteksi dini, pola hidup sehat, serta olahraga teratur untuk mencegah serangan jantung.

Acara peringatan ini sekaligus meneguhkan komitmen pemerintah daerah bersama komunitas kesehatan untuk terus mendorong kesadaran publik. Jantung yang sehat bukan hanya soal kesehatan pribadi, tetapi juga menjadi modal sosial dalam membangun masyarakat yang produktif, cerdas, dan sejahtera.

Peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 di Kendari membuktikan bahwa kampanye kesehatan dapat dikemas secara menarik, menghibur, dan bermanfaat. Melalui Jantung Sultra Run dan rangkaian kegiatan lainnya, masyarakat diingatkan bahwa menjaga jantung berarti menjaga masa depan.