MUNA BARAT – Rumah BUMN Muna Barat Bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ADI Desa Latugho menggelar Pelatihan Pengembangan UMKM di Desa Latugho, Kabupaten Muna Barat.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha sekaligus mendorong UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pengembangan usaha secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada produk, peserta juga didorong untuk memperhatikan aspek legalitas, inovasi produk, branding, pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan membaca peluang pasar.
Chief Station Rumah BUMN Muna Barat, Aldirsas, mengatakan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan perhatian pada berbagai aspek yang saling berkaitan. Menurutnya, pelaku usaha tidak cukup hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga perlu memiliki kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan usaha.
“Pengembangan UMKM tidak hanya berbicara tentang bagaimana menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana pelaku usaha mampu memenuhi legalitas dan sertifikasi, membangun brand, melakukan pemasaran, memanfaatkan teknologi digital, serta melihat peluang pasar.
“Aspek-aspek tersebut penting dan saling berkaitan agar UMKM dapat tumbuh dan naik kelas,” ujar Aldirsas.
Ia menambahkan bahwa Rumah BUMN Muna Barat terus mendorong kegiatan pendampingan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan. Kolaborasi dengan mahasiswa KKN menjadi salah satu bentuk sinergi dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Sementara itu, Koordinator Program Manajemen SDM KKN ADI Desa Latugho, Agustina, menyampaikan bahwa pengembangan UMKM di desa memiliki peran penting dalam meningkatkan potensi ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pelaku UMKM perlu mendapatkan pengetahuan dan pendampingan agar mampu mengembangkan usaha berdasarkan potensi yang dimiliki daerah.
“UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi masyarakat di desa. Karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan pengetahuan, melakukan inovasi, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan pasar. Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku UMKM di Desa Latugho dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik,” ungkap Agustina.
Agustina juga menilai kolaborasi antara KKN ADI dan Rumah BUMN Muna Barat memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Selain menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan pelaku UMKM.
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi bersama peserta. Para pelaku UMKM juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari pemasaran, pengembangan produk, pengelolaan usaha hingga perluasan akses pasar.
Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Muna Barat dan KKN ADI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Latugho. Penguatan keterampilan dan wawasan usaha diharapkan dapat mendorong lahirnya UMKM yang lebih inovatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan berbagai peluang ekonomi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara Rumah BUMN Muna Barat, mahasiswa KKN ADI, dan masyarakat Desa Latugho dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal serta mewujudkan UMKM yang naik kelas, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Laporan : Dedi













