Example 728x250
BeritaDaerah

Kunjungan Wisatawan ke Pulau Bokori Tembus 6.176 Orang, Kadispar Sultra: PAD Sultra Melonjak dalam 11 Hari

16
×

Kunjungan Wisatawan ke Pulau Bokori Tembus 6.176 Orang, Kadispar Sultra: PAD Sultra Melonjak dalam 11 Hari

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Ridwan Badallah.

KENDARI – Sektor pariwisata Sulawesi Tenggara kembali menunjukkan tren yang sangat positif. Dalam kurun waktu hanya 11 hari, destinasi wisata unggulan Pulau Bokori berhasil mencatat lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bokori selama periode 21 hingga 31 Maret 2026 mencapai 6.176 orang. Dari angka tersebut, pemerintah daerah berhasil membukukan PAD sebesar Rp52.155.000.

Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa minat masyarakat terhadap destinasi wisata bahari andalan Sultra terus mengalami peningkatan, khususnya menjelang libur panjang dan momentum akhir pekan.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Ridwan Badallah, mengatakan bahwa angka kunjungan tersebut menunjukkan Pulau Bokori masih menjadi salah satu magnet utama wisata di wilayah Sultra.

“Jumlah kunjungan ini menjadi indikator bahwa minat wisatawan terhadap Pulau Bokori terus meningkat. Hal ini tentu berdampak langsung pada penerimaan PAD daerah,” ujar Ridwan Badallah, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, peningkatan jumlah wisatawan tidak hanya berdampak pada penerimaan daerah, tetapi juga memberi efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha yang bergerak di sektor jasa wisata, transportasi laut, kuliner, hingga penyedia akomodasi.

Selain tingginya jumlah pengunjung, tingkat pemanfaatan fasilitas yang tersedia di kawasan wisata Pulau Bokori juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Selama periode tersebut, tercatat 26 kali penggunaan villa dan 26 kali pemanfaatan gazebo oleh para wisatawan.

Aktivitas wisatawan juga terlihat dari tingginya mobilitas transportasi menuju kawasan pulau. Penggunaan speed boat milik dinas serta ratusan kendaraan yang masuk ke area penyeberangan menjadi bukti bahwa Pulau Bokori masih menjadi destinasi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Ridwan menjelaskan, daya tarik utama Pulau Bokori terletak pada keindahan alamnya yang masih sangat terjaga. Hamparan pasir putih yang bersih, air laut yang jernih, serta panorama laut yang memukau menjadi alasan utama wisatawan memilih destinasi ini.

“Pulau Bokori memiliki kekuatan pada wisata bahari dan keindahan alam yang khas. Pasir putih, suasana pulau yang tenang, serta fasilitas yang terus dibenahi menjadi nilai tambah tersendiri,” jelasnya.

Tidak hanya mengandalkan keindahan alam, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata juga terus melakukan pembenahan infrastruktur dan peningkatan layanan wisata. Fasilitas seperti dermaga, penginapan, gazebo, area terbuka, hingga sarana rekreasi air terus ditingkatkan demi memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Pemerintah juga menilai Pulau Bokori memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata kelas nasional bahkan internasional. Berbagai aktivitas wisata bahari seperti snorkeling, diving, dan wahana permainan air dinilai mampu meningkatkan daya tarik pulau tersebut.

“Kami terus berupaya melakukan pembenahan dan pengembangan, baik dari sisi infrastruktur maupun layanan, agar pengalaman wisata di Pulau Bokori semakin berkualitas,” tambah Ridwan.

Ke depan, Dinas Pariwisata Sultra menyiapkan konsep paket wisata terpadu antar pulau yang menghubungkan Pulau Bokori dengan sejumlah destinasi bahari lainnya di Sulawesi Tenggara. Selain itu, pemerintah juga membuka peluang kerja sama dengan investor guna memperkuat pengembangan kawasan wisata.

Langkah strategis tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan secara berkelanjutan, termasuk menarik wisatawan mancanegara.

Dengan potensi alam yang besar serta dukungan pengembangan infrastruktur yang terus dilakukan, Pulau Bokori diyakini dapat menjadi motor penggerak sektor pariwisata Sulawesi Tenggara sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD daerah.

Laporan : Jaldin