Example 728x250
BeritaDaerah

SMKN 7 Kendari Siapkan Taruna Maritim Andal, Ujian Nautika Jadi Tolok Ukur Kompetensi

15
×

SMKN 7 Kendari Siapkan Taruna Maritim Andal, Ujian Nautika Jadi Tolok Ukur Kompetensi

Sebarkan artikel ini

KENDARI – SMKN 7 Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor kemaritiman. Hal ini terlihat dari pelaksanaan ujian kompetensi keahlian Nautika yang diikuti puluhan siswa dengan standar pengujian berbasis praktik lapangan, 7 April 2026.

Wakil Kepala Sekolah SMKN 7 Kendari, Dahniar, ST., M.Pi., menjelaskan bahwa jumlah peserta ujian Nautika kapal penangkap ikan sebanyak 7 orang, sementara untuk Nautika kapal niaga diikuti 42 siswa. Secara keseluruhan, jumlah siswa di SMKN 7 Kendari mencapai 485 orang.

“Bagi siswa yang berasal dari luar daerah dan tidak memiliki keluarga di Kendari, sekolah juga telah menyiapkan fasilitas rumah tinggal sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pendidikan mereka,” ujarnya.

Dalam ujian Nautika kapal niaga, siswa dituntut untuk mampu merencanakan pelayaran secara komprehensif. Mereka harus menyusun rute pelayaran dari Tanjung Periuk menuju Pelabuhan Bakaone, menentukan waktu tempuh, menetapkan posisi kapal di setiap perubahan haluan, hingga menghitung jarak dan estimasi waktu tiba di pelabuhan tujuan.

Sementara itu, untuk Nautika kapal penangkap ikan, terdapat dua kompetensi utama yang diuji. Pertama, kemampuan merencanakan pelayaran, dan kedua, keterampilan dalam merancang alat tangkap berupa gillnet atau jaring insang yang akan digunakan dalam kegiatan penangkapan ikan.

Dahniar menambahkan, dari sisi sarana dan prasarana, pihak sekolah telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Saat ini, SMKN 7 Kendari telah memiliki fasilitas lengkap, mulai dari alat navigasi, alat penangkapan ikan, simulator kapal, hingga kapal latih.

“Setiap alat tangkap yang dirancang siswa nantinya akan diuji coba langsung di laut untuk memastikan kelayakannya,” jelasnya.

Selain itu, SMKN 7 Kendari juga menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan industri, baik di tingkat lokal maupun nasional. Di antaranya KSOP Kendari, Distrik Navigasi, Basarnas, PPS Kendari, Dinas Kelautan dan Perikanan, Pelindo, serta Pelni, dan untuk penyaluran tenaga kerja ke luar negeri, sekolah bekerja sama dengan PT Aila Samudra Indonesia di Jakarta.

“Pada tahun lalu, dua alumni kami berhasil diberangkatkan ke luar negeri untuk bekerja di kapal penangkap ikan,” ungkap Dahniar.

Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), sekolah juga aktif membantu alumni dalam memperoleh informasi lowongan kerja sesuai bidang keahlian. Siswa yang ingin langsung bekerja difasilitasi, sementara yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga diberikan pendampingan.

Tak hanya itu, peluang beasiswa juga terbuka lebar bagi siswa berprestasi. Tahun lalu, tiga siswa berhasil memperoleh beasiswa, baik melalui jalur sekolah kedinasan maupun jalur umum, mandiri, dan prestasi.

Ke depan, Dahniar berharap SMKN 7 Kendari dapat menjadi sekolah maritim unggulan yang diimpikan masyarakat, sekaligus menjadi barometer pendidikan kemaritiman di Sulawesi Tenggara.

“Dalam waktu dekat, kami juga berencana menghadirkan Gubernur untuk meresmikan berbagai fasilitas yang telah dimiliki sekolah,” pungkasnya.

Laporan : Jaldin