KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra menyalurkan bonus bagi atlet berprestasi secara transparan dan akuntabel. Sebanyak sembilan atlet peraih medali pada ajang PON Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, menerima bonus yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing tanpa perantara, Kamis (30/4/2026).
Total bonus yang disalurkan mencapai Rp310 juta. Skema transfer langsung ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada atlet, dengan menjamin kepastian, kecepatan, serta transparansi dalam penyaluran hak.
Sekretaris KONI Sultra, Laode Sawali, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, atas realisasi bonus tersebut. Ia menilai, perhatian pemerintah daerah menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung dan menghargai prestasi atlet di tingkat nasional.
“Realisasi bonus ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Bendahara KONI Sultra, Albert Rokky Palulungan, menjelaskan bahwa anggaran bonus bersumber dari dana hibah Pemprov Sultra tahun 2026 yang telah melalui proses perencanaan sesuai regulasi. Ia menegaskan, mekanisme penganggaran saat ini mengharuskan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) secara rinci sebelum memperoleh persetujuan.
“Setelah disetujui pada 17 April, kami segera menyelesaikan administrasi sehingga bonus dapat langsung ditransfer ke rekening atlet,” jelasnya.
Adapun rincian bonus diberikan sebesar Rp50 juta bagi peraih medali perak dan Rp30 juta bagi peraih medali perunggu. Dari total penerima, dua atlet meraih medali perak dan tujuh atlet meraih medali perunggu.
Salah satu penerima bonus, Muhammad Muliadi, mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan pemerintah daerah. Ia menyebut bonus tersebut sangat membantu sekaligus menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Bonus ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik bagi daerah,” katanya.
Daftar penerima bonus meliputi cabang taekwondo: Muhammad Muliadi (perak), Iluh Sinta Sundariasih dan Masyuri Wardani N. (perunggu). Cabang sambo: Muh. Jodi Setiawan T dan Yahya Muhammad (perunggu). Cabang silat: Harya Alimin dan Nur Khafifah Rozalddin (perunggu). Serta cabang shorinji kempo: Aldi Gunawan (perunggu) dan Achmad Djildan (perak).
Penyaluran bonus ini diharapkan menjadi standar baru dalam tata kelola pembinaan olahraga di Sulawesi Tenggara yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi atlet.
Laporan : Jaldin













