MUNA BARAT – SMA Negeri 1 Tiworo Kepulauan (Tikep) kembali menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) sebagai bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang akademik maupun nonakademik. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan sekolah tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Tiworo Kepulauan, Gasir, S.Pd, dalam sebuah upacara yang berlangsung di lapangan sekolah, Sabtu (13/6/2026).
Pembukaan Porseni berlangsung meriah dan penuh semangat. Seluruh siswa, dewan guru, tenaga kependidikan, serta panitia kegiatan turut hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak berbeda dengan hadirnya para peserta yang mengenakan atribut masing-masing sebagai bentuk kesiapan mengikuti berbagai perlombaan yang telah diprogramkan.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Tiworo Kepulauan, Gasir, S.Pd, menyampaikan bahwa Porseni bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari proses pendidikan yang bertujuan membentuk karakter, mental, serta jiwa kompetitif peserta didik. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki, baik di bidang olahraga, seni, maupun bidang lainnya.
“Pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik semata. Banyak siswa yang memiliki bakat luar biasa di bidang olahraga dan seni yang perlu diberikan kesempatan untuk berkembang. Karena itu, Porseni menjadi salah satu wadah yang sangat penting untuk menyalurkan kreativitas, minat, dan bakat peserta didik,” ujar Gasir.
Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan seperti ini, siswa dapat belajar tentang pentingnya disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Gasir juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Porseni sebagai sarana mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan antarwarga sekolah. Menurutnya, kompetisi yang sehat harus dibangun di atas rasa saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah perlombaan. Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, serta menjalin persahabatan dengan sesama peserta. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga yang akan membentuk karakter kalian di masa depan,” tambahnya.
Pada pelaksanaan Porseni tahun ini, panitia menyelenggarakan berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya bola voli putra dan putri, tenis meja putra dan putri, sepak takraw, serta tarik tambang. Cabang-cabang olahraga tersebut dipilih karena memiliki banyak peminat di kalangan siswa dan dinilai mampu membangun semangat kebersamaan serta kerja sama tim.
Selain cabang olahraga, Porseni juga menghadirkan berbagai perlombaan di bidang seni. Para siswa akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui lomba baca puisi dan olah vokal. Kegiatan seni tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan apresiasi terhadap seni budaya.
Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan kegiatan. Sorak-sorai dan semangat para siswa mewarnai jalannya acara. Tidak hanya para peserta, para guru dan tenaga kependidikan juga memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan Porseni tahun ini.

Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya dapat dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi, baik tingkat kecamatan, kabupaten, maupun provinsi. Selain itu, Porseni diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter positif bagi seluruh peserta didik.
Dengan terselenggaranya Porseni Tahun 2026, SMA Negeri 1 Tiworo Kepulauan kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter siswa secara menyeluruh. Semangat yang ditunjukkan para peserta pada pembukaan kegiatan menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki potensi besar yang perlu terus didukung dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah.
Laporan : Redaksi













