Example 728x250
BeritaDaerah

Satu Tahun Memimpin Konawe, Yusran–Syamsul Fokus Perkuat Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga

42
×

Satu Tahun Memimpin Konawe, Yusran–Syamsul Fokus Perkuat Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Satu tahun kepemimpinan Bupati Yusran Akbar, ST., bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si. Berbagai program strategis terus dijalankan untuk mempercepat pembangunan daerah.

KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe mencatat berbagai capaian pembangunan dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Yusran Akbar, ST., bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si. Berbagai program strategis terus dijalankan untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Sejak dilantik, pasangan Yusran–Syamsul menitikberatkan kebijakan pembangunan pada penguatan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan sektor ekonomi, pertanian, dan perikanan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah karena memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pembangunan jalan menjadi prioritas karena merupakan urat nadi perekonomian daerah. Dengan akses jalan yang semakin baik, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta mobilitas masyarakat akan lebih lancar,” ujar Yusran.

Dalam satu tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Konawe terus melakukan peningkatan kualitas dan pembangunan jalan yang menghubungkan pusat kota dengan berbagai kecamatan hingga desa-desa. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat arus distribusi barang dan jasa serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga memperluas pemasangan lampu penerangan jalan di sejumlah titik strategis. Program ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan pada malam hari.

Di sektor kesehatan, Pemkab Konawe juga melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe kini telah dilengkapi dengan fasilitas kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (katlab) untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan medis di daerah sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Selain peningkatan fasilitas rumah sakit, pemerintah daerah juga meresmikan sejumlah fasilitas kesehatan baru, di antaranya Puskesmas Lambuya, Puskesmas Wawobi, Puskesmas Anggaberi, dan Puskesmas Alosika. Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses layanan medis.

Pemerintah daerah juga terus mengoptimalkan program percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Program ini melibatkan berbagai instansi terkait, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan generasi muda Konawe tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik di masa depan.

Di bidang ekonomi, Pemkab Konawe menghadirkan berbagai program yang bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan program pangan murah serta pasar sore yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Program tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usahanya.

Kemajuan pembangunan desa juga terlihat melalui pelaksanaan Expo Inovasi Desa yang diikuti oleh 291 desa di Kabupaten Konawe. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pemerintah desa untuk menampilkan berbagai inovasi dan potensi lokal yang dimiliki.

Selain sebagai ajang promosi potensi desa, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Konawe bekerja sama dengan pemerintah pusat serta berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Berbagai program telah dijalankan, di antaranya bantuan seragam sekolah gratis, pemberian beasiswa pendidikan, renovasi sekolah, hingga pengadaan bus sekolah.

Program-program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di Konawe.

Dalam bidang lingkungan dan penataan kota, Pemkab Konawe juga menggalakkan program Jumat Bersih sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperluas ruang terbuka hijau. Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional Indonesia Asri.

Penataan kota juga terus dilakukan melalui pembangunan berbagai fasilitas publik serta ikon daerah, salah satunya pembangunan Tugu Kalosara yang saat ini tengah berlangsung.

Sementara itu, di sektor pertanian dan perikanan, Kabupaten Konawe yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara terus memperkuat produksi dari hulu hingga hilir.

Data pemerintah daerah menunjukkan bahwa luas panen di Konawe meningkat sekitar 10,9 persen, dari sebelumnya 48.743 hektare menjadi lebih dari 54.000 hektare. Peningkatan tersebut didukung oleh penyaluran benih unggul, modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan), serta berbagai program pendampingan bagi petani.

Selain sektor pertanian, pengembangan sektor perikanan tambak juga terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat pesisir.

Di wilayah pesisir, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Konawe, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Berbagai program pembangunan tersebut turut mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Konawe yang kini mencapai angka 75,09. Selain itu, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) juga terus dikembangkan dengan indeks mencapai 3,4 atau berpredikat baik.

Sejumlah penghargaan juga berhasil diraih oleh Pemerintah Kabupaten Konawe, di antaranya penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan serta penghargaan pengelolaan keuangan daerah terbaik dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bupati Yusran Akbar juga menerima penghargaan Indonesia Innovation Excellence Award 2026 dan dinobatkan sebagai tokoh muda inspiratif dan inovatif dalam pembangunan daerah.

Bupati Yusran menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus bekerja dan berinovasi demi kemajuan Konawe.

“Kami akan terus bekerja dan berinovasi untuk mewujudkan Konawe yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Laporan : KHR