Example 728x250
BeritaDaerah

Gubernur Sultra Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Bagi Warga Selama Ramadan 

36
×

Gubernur Sultra Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Bagi Warga Selama Ramadan 

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sultra melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sultra melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).

Sidak tersebut menyasar sejumlah titik strategis, yakni Pasar Mandonga, Gudang Bulog Punggaloba Benu-Benua, PT Wings di Bypass Lepo-Lepo, serta Hypermart The Park Kendari. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan kecukupan stok pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Sebelum bertolak ke lokasi, rombongan terlebih dahulu berkumpul di Lapangan Korem 143 Halu Oleo Kendari. Turut hadir Ketua DPRD Sultra, Kapolda Sultra, Danrem 143 Halu Oleo, perwakilan Kejaksaan Tinggi Sultra, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Mandonga dan Gudang Bulog, ketersediaan stok bahan pokok utama dalam kondisi aman dan diproyeksikan mencukupi hingga tiga bulan ke depan. Bulog memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) tersedia dalam jumlah memadai untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta intervensi harga jika diperlukan.

“Stok beras, minyak goreng, dan gula pasir masih cukup hingga tiga bulan ke depan. Artinya, untuk kebutuhan Lebaran 2026 tidak ada masalah dari sisi ketersediaan,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Selain memastikan kecukupan stok, tim juga mengecek harga sejumlah komoditas di Pasar Mandonga. Hasilnya, harga bahan pangan utama terpantau relatif stabil dan masih dalam batas wajar. Harga beras medium dan premium tercatat Rp15.000 per kilogram, sementara beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram. Gula pasir kemasan premium berada di kisaran Rp17.500 per kilogram dan minyak goreng premium Rp26.990 per liter. Harga-harga tersebut masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Meski demikian, saat melakukan pengecekan di ritel modern, tim menemukan adanya tujuh komoditas yang dijual di atas HET. Komoditas tersebut meliputi cabai keriting, cabai rawit, daging ayam, telur ayam ras, daging sapi, bawang putih, dan bawang merah. Perbedaan harga ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Menindaklanjuti temuan itu, Gubernur memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra untuk segera melakukan koordinasi dengan pengelola ritel modern agar harga kembali disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan intensif akan terus dilakukan guna mencegah spekulasi harga dan memastikan konsumen tidak dirugikan.

“Saat pengecekan berikutnya, saya ingin seluruh harga sudah sesuai HET. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memastikan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala hingga mendekati Idul Fitri 2026. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan mengendalikan inflasi.

Di akhir keterangannya, Gubernur juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Pemerintah menjamin ketersediaan stok tetap aman serta harga akan terus dikawal agar stabil selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.

“Tidak perlu panic buying. Stok aman dan pemerintah akan terus mengawal agar harga tetap stabil demi kenyamanan masyarakat menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Lebaran,” pungkasnya.

Laporan : Jaldin