Example 728x250
BeritaDaerah

Gubernur Sultra Genjot Revitalisasi Sekolah di Buton Tengah, Seragam Gratis Dibagikan ke Siswa

36
×

Gubernur Sultra Genjot Revitalisasi Sekolah di Buton Tengah, Seragam Gratis Dibagikan ke Siswa

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka Saat Memberikan Bantuan Seragam Sekolah.

BUTON TENGAH – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan program revitalisasi sekolah serta pemberian bantuan seragam kepada para siswa di beberapa daerah di Sultra.

Hal ini disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan di Kabupaten Buton Tengah, Sabtu (15/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Andi Sumangerukka meninjau langsung progres pembangunan kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi yang saat ini tengah dikembangkan.

Program Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, modern, dan representatif. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik serta mendukung pengembangan karakter dan kompetensi para siswa.

Menurut Gubernur, sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kemajuan suatu daerah. Karena itu, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Melalui revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Rakyat ini, kami ingin memastikan anak-anak di Sulawesi Tenggara memperoleh fasilitas pendidikan yang baik dan setara dengan daerah lain,” ujar Andi Sumangerukka.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah Provinsi Sultra telah mengalokasikan anggaran revitalisasi sejumlah sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Buton Tengah pada Tahun Anggaran 2026.

Beberapa sekolah yang mendapatkan program revitalisasi tersebut di antaranya SMA 2 Mawasangka sebesar Rp1,2 miliar, SMA 3 Mawasangka Rp1,3 miliar, SMA 2 Mawasangka Tengah Rp1,1 miliar, SMA 1 Sangia Wambulu Rp1,1 miliar, SMA 2 Lakudo sebesar Rp738 juta, serta SMA 3 Gu sebesar Rp86 juta.

Selain fokus pada peningkatan infrastruktur pendidikan, perhatian terhadap kebutuhan siswa juga diwujudkan melalui pemberian bantuan seragam sekolah gratis. Bantuan tersebut merupakan bantuan pribadi Gubernur melalui Yayasan ASR yang disalurkan kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Muna, siswa di Kabupaten Muna Barat, serta siswa di Kabupaten Buton Tengah.

Program bantuan seragam ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memberikan semangat baru bagi para siswa dalam mengikuti proses belajar di sekolah.

“Pembagian seragam sekolah ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa terbebani biaya tambahan,” kata Gubernur.

Melalui berbagai program di sektor pendidikan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap peningkatan kualitas SDM di daerah dapat terus dipercepat. Dengan dukungan fasilitas pendidikan yang memadai serta perhatian terhadap kebutuhan siswa, generasi muda Sultra diharapkan mampu meraih masa depan yang lebih baik dan berdaya saing.

Laporan : Jaldin