KONAWE – Bupati Konawe, Yusran Akbar, melaksanakan Safari Ramadan hari ke-7 di Kecamatan Onembute, Rabu (25/2/2026), dengan agenda utama penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat serta dialog terbuka bersama warga. Kegiatan tersebut berlangsung menjelang waktu berbuka puasa dan menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Konawe di berbagai kecamatan.
Bupati bertolak dari Rumah Jabatan bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Konawe. Rombongan tiba di Posyandu Desa Trimulya dan disambut hangat oleh masyarakat yang telah menunggu sejak sore hari. Suasana penuh keakraban terlihat saat Bupati menyapa langsung warga sebelum menyerahkan bantuan secara simbolis.
Dalam sambutannya, Yusran Akbar menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana mempererat silaturahmi sekaligus memastikan pemerintah hadir dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa bulan Ramadan harus dimaknai sebagai momentum berbagi dan memperkuat kepedulian sosial.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Safari Ramadan ini menjadi ruang bagi kami untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan bantuan yang dibutuhkan warga,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan sembako guna membantu meringankan beban kebutuhan pokok selama Ramadan, Bupati juga menyoroti potensi ekonomi Kecamatan Onembute. Ia menyebut wilayah tersebut sebagai salah satu sentra produksi bata merah di Konawe yang produknya telah dipasarkan hingga ke luar daerah.
Menurutnya, potensi tersebut perlu terus didorong melalui pembinaan berkelanjutan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya pengrajin bata merah dan genteng.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bersama Dinas Koperasi dan UMKM akan dilibatkan dalam proses pendampingan, terutama terkait pengurusan legalitas usaha, akses permodalan, hingga peningkatan kapasitas dan kualitas produksi.
“Kita ingin para pelaku usaha di Onembute memiliki legalitas yang jelas, manajemen usaha yang baik, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain terkait perizinan penggalian tanah sebagai bahan baku bata merah, keterbatasan sumber air untuk lahan persawahan akibat minimnya kapasitas tampungan, serta kebutuhan alat dan mesin pertanian modern guna meningkatkan produktivitas.
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan koordinasi dan kajian teknis guna mencari solusi yang konkret dan terukur. Ia menekankan pentingnya respons cepat dari pemerintah agar setiap persoalan masyarakat tidak berlarut-larut.
Selain itu, Bupati juga mendorong pengaktifan kembali program gentengnisasi sebagai peluang usaha potensial di Onembute. Ia mengingatkan bahwa wilayah tersebut pernah dikenal sebagai sentra produksi genteng, sehingga perlu dihidupkan kembali sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal.
Di akhir kegiatan, Bupati bersama rombongan menyerahkan bantuan sembako secara langsung ke rumah-rumah warga. Langkah ini menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat serta komitmen memberikan pelayanan yang nyata, humanis, dan berkelanjutan.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan tekad mewujudkan visi Konawe Bersahaja dengan kerja nyata, inovatif, serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat.
Laporan : Jaldin













