Example 728x250
BeritaDaerah

Resmi Buka Musda JMSI Sultra, Wagub Hugua: Media Siber Punya Peran Strategis Kawal Pembangunan Sultra

35
×

Resmi Buka Musda JMSI Sultra, Wagub Hugua: Media Siber Punya Peran Strategis Kawal Pembangunan Sultra

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara Periode 2025–2030.

KENDARI – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara Periode 2025–2030, yang digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat (19/12/2025).

Selain membuka kegiatan, Wakil Gubernur Sultra juga tampil sebagai narasumber utama, membahas peran strategis media siber dalam menghadapi tantangan global dan pembangunan daerah.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda Sultra, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Kolaka, Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santoso bersama jajaran pengurus pusat, perwakilan Dewan Pers, PT Antam Tbk Pomalaa, PD Aneka Usaha Kolaka (Perusda), Universitas Halu Oleo (UHO), Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia Sultra, serta insan pers anggota JMSI.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus JMSI Sulawesi Tenggara yang akan dilantik. Ia menegaskan pentingnya peran JMSI sebagai mitra strategis pemerintah yang tetap kritis namun bertanggung jawab.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus JMSI Sultra. Media harus menjadi mitra pemerintah yang kritis, profesional, dan bersama-sama memikul tanggung jawab membangun daerah,” ujar Hugua.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Gubernur Sultra secara resmi membuka Pelantikan dan Rakerda Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Tenggara Periode 2025–2030.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Daerah JMSI Sultra oleh Ketua Bidang Organisasi JMSI Pusat, Faisal Andri Mahrawa, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santoso. Setelah pengucapan janji prasetya, dilakukan penyerahan pataka JMSI kepada pengurus daerah.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rakerda JMSI Sultra yang mengusung tema “Peran Kritis Media Siber dalam Membangun Ekosistem Digital yang Berintegritas dan Berkeadilan.”

Pada sesi pemaparan materi, Wakil Gubernur Sultra menyampaikan materi bertajuk “Peluang dan Tantangan Global dan Lokal/Internal.” Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di forum JMSI merupakan bentuk keterbukaan dan komitmen membangun kolaborasi dengan insan pers.

“Pemerintah tidak datang untuk menggurui, tetapi hadir bersama-sama sebagai bagian dari komunitas untuk membangun Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Hugua menyoroti dinamika global yang terus berubah serta pergeseran pusat peradaban dunia ke kawasan Asia. Ia menilai posisi Sulawesi Tenggara sangat strategis dan memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi ke depan.

Menurutnya, media memiliki empat peran utama, yakni sebagai katalisator pemerintah dan masyarakat, edukator publik, sarana promosi pembangunan, serta pengawas kebijakan publik.

“Media bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi mentransformasikan peristiwa menjadi proses pembelajaran bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyikapi bonus demografi Indonesia menuju 2045, di mana sekitar 70 persen penduduk berada pada usia produktif.

“Jika tidak dikelola dengan edukasi yang baik, bonus demografi bisa berubah menjadi kecelakaan demografi. Di sinilah peran strategis pers,” tegasnya.

Mengakhiri pemaparannya, Wakil Gubernur mengutip pemikiran Albert Einstein bahwa persoalan tidak dapat diselesaikan dengan cara berpikir lama. Menurutnya, ekosistem baru menuntut cara pandang dan pendekatan baru, termasuk dalam praktik jurnalistik.

Melalui pelantikan dan Rakerda JMSI Sulawesi Tenggara ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan media siber dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, berintegritas, dan berkeadilan demi pembangunan Sulawesi Tenggara yang berkelanjutan.

Laporan : KM