Example 728x250
BeritaDaerah

Peringati Hari Pahlawan, Gubernur Sultra Tegaskan Pentingnya Melanjutkan Perjuangan Para Pendahulu

42
×

Peringati Hari Pahlawan, Gubernur Sultra Tegaskan Pentingnya Melanjutkan Perjuangan Para Pendahulu

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin Upacara Ziarah Nasional pada Peringatan Hari Pahlawan ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubangga Kendari.

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin Upacara Ziarah Nasional pada Peringatan Hari Pahlawan ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubangga Kendari, Senin, 10 November 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai perjuangan dan menghormati para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi tegaknya kemerdekaan Indonesia.

Upacara yang berlangsung pada pagi hari itu dihadiri Ketua DPRD Sultra, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, kepala OPD lingkup Pemprov, pejabat TNI/Polri, serta para veteran. Peserta apel yang terdiri dari TNI, Polri, ASN, dan Satpol PP turut memperkuat kesakralan kegiatan. Letkol CAJ Ramin, S.Ag yang saat ini menjabat Kaajen Korem 143/HO bertindak sebagai Komandan Upacara.

Rangkaian prosesi dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Gubernur. Suasana hening meliputi seluruh area TMP Watubangga ketika momen reflektif tersebut berlangsung, seolah mengajak seluruh peserta mengingat kembali sejarah panjang perjuangan bangsa. Setelah itu, Gubernur melakukan peletakan karangan bunga di monumen utama dan menutup upacara dengan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan.

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengangkat tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema ini menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti pada para pendahulu. Nilai kepahlawanan wajib dihidupkan dalam bentuk kerja nyata, kreativitas, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Dalam keterangannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa Hari Pahlawan merupakan momentum untuk merefleksikan jasa para pejuang bangsa. Ia menyampaikan bahwa kemerdekaan tidak datang dengan mudah, melainkan melalui pengorbanan panjang yang harus terus dihargai dan dijaga oleh generasi masa kini.

“Kegiatan ini adalah bentuk penghormatan kepada para sesepuh dan para veteran yang telah meletakkan dasar kemerdekaan bagi kita semua,” ujarnya. Gubernur kemudian menambahkan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk merawat hasil perjuangan para pendahulu dengan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang memberi manfaat luas.

“Kita ingin mengembalikan semangat perjuangan itu dan mengingatkan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja keras, kreativitas, dan dedikasi. Para pendahulu telah meletakkan jembatan emas kemerdekaan, dan tugas kita mengisinya dengan pembangunan yang bermakna,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa setiap langkah pembangunan harus memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang strategis dan bermanfaat nyata merupakan bentuk penghormatan modern terhadap nilai kepahlawanan.

“Pembangunan yang kita lakukan harus memiliki makna strategis dan manfaat nyata. Jika itu tercapai, maka semangat para pahlawan tetap hidup melalui karya pembangunan,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Gubernur mengajak generasi muda untuk terus berkarya, meningkatkan kreativitas, dan mengambil peran aktif dalam berbagai sektor pembangunan. Ia menyebut bahwa dari tangan generasi muda akan muncul pahlawan-pahlawan baru yang berjuang dengan cara berbeda, yakni melalui inovasi dan kontribusi nyata.

“Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan semangat bergerak maju dan berinovasi. Generasi muda adalah sumber ide dan kreativitas. Dari mereka akan lahir pahlawan-pahlawan baru yang berjuang melalui pembangunan,” tutupnya.

Upacara Ziarah Nasional ini menjadi pengingat penting bahwa nilai-nilai kepahlawanan tidak boleh pudar, tetapi harus terus hidup dalam setiap gerak pembangunan menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.