Example 728x250
BeritaDaerah

Bupati Ikbar Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya 135 Hektar di Konawe Utara

95
×

Bupati Ikbar Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya 135 Hektar di Konawe Utara

Sebarkan artikel ini

KONAWE UTARA – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terus memperlihatkan keseriusan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. Komitmen itu ditunjukkan melalui berbagai kebijakan dan aksi nyata di lapangan, termasuk dalam pengembangan pertanian berbasis pemberdayaan petani dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Bupati Konawe Utara H. Ikbar bersama Wakil Bupati H. Abuhaera turun langsung memimpin panen raya padi sawah musim tanam II di Desa Matanggonawe, Kecamatan Sawa, dengan total luas lahan panen mencapai 135 hektar. Kehadiran keduanya menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian sebagai fondasi utama ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Konawe Utara. Pada tahun 2024, sektor ini tercatat menyumbang 39,70 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Kontribusi yang besar tersebut menunjukkan bahwa pertanian tetap menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Kamis 23/10/2025.

“Pengembangan pertanian bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi strategi utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kita ingin petani Konawe Utara semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujar Bupati Ikbar.

Bupati menjelaskan, kebijakan penguatan sektor pertanian menjadi bagian dari Visi Pemerintah Daerah 2025–2029, yakni “Konawe Utara sebagai Rumah Bersama yang Semakin Maju dan Sejahtera.” Arah kebijakan ini juga selaras dengan misi ketiga RPJMD, yaitu mewujudkan perekonomian daerah yang produktif, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Selain menjadi prioritas daerah, langkah ini juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mendorong kemandirian pangan dan memperkuat program swasembada nasional. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berkomitmen menjadikan daerah ini sebagai salah satu lumbung pangan potensial di Sulawesi Tenggara.

Sebagai implementasi konkret, Pemkab Konawe Utara telah menyalurkan berbagai bantuan sarana produksi pertanian kepada para petani, di antaranya pupuk NPK dan Urea, benih unggul, pestisida, herbisida, kapur pertanian, serta alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Seluruh bantuan ini menyasar 381 kelompok tani dan 7.446 petani yang telah terdaftar di SIMLUHTAN Konawe Utara,” jelas Ikbar.

Pada tahun 2025, pemerintah menargetkan luas tanam padi mencapai 3.313 hektare. Hingga minggu ketiga Oktober, realisasi tanam telah mencapai 2.795 hektare, dengan hasil panen sementara 1.339 hektare. Untuk jenis padi gogo, dari target 169 hektare, sudah terealisasi 167 hektare. Dengan capaian tersebut, Pemkab optimistis hasil gabah tahun ini dapat mencapai 15.000 ton, atau setara 9.600 ton beras.

Jumlah tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Konawe Utara yang mencapai 9.264 ton per tahun, tetapi juga berpotensi menghasilkan cadangan beras sebesar 336 ton untuk ketahanan pangan daerah.

Selain aspek produksi, Pemkab Konawe Utara juga berfokus pada perbaikan infrastruktur pendukung pertanian. Melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), pemerintah tengah memproses pengaspalan jalan sepanjang 3,4 kilometer menuju Desa Matanggonawe yang menghubungkan beberapa sentra pertanian strategis di Kecamatan Sawa. Akses jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas hasil pertanian sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Peningkatan infrastruktur jalan menuju lahan pertanian merupakan langkah strategis untuk mempercepat arus distribusi hasil panen dan menekan biaya logistik petani,” kata Bupati.

Kegiatan panen raya juga diakhiri dengan dialog interaktif antara Bupati dan para petani. Dalam kesempatan itu, Bupati Ikbar mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi petani di lapangan, seperti ketersediaan air irigasi, pupuk bersubsidi, hingga kebutuhan alsintan tambahan. Pemerintah, kata Ikbar, akan menindaklanjuti masukan tersebut melalui program lintas dinas agar permasalahan petani bisa diatasi secara berkelanjutan.

Panen raya ini turut dihadiri Wakil Bupati H. Abuhaera, unsur Forkopimda, anggota DPRD Konawe Utara, perwakilan Bulog Sultra, serta sejumlah Kepala OPD Pemda Konut. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi bukti kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, lembaga vertikal, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di Konawe Utara.