JAKARTA – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan kesiapan penuh sebagai tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum, Ph.D., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Agama RI, Selasa (15/7/2025), di Jakarta.
Sekda Asrun Lio hadir mewakili Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), untuk memaparkan perkembangan persiapan pelaksanaan STQH Nasional yang akan digelar di Kendari pada Oktober 2025 mendatang.
“Gubernur menyampaikan bahwa Insya Allah, Bumi Anoa siap menyambut sekitar 4.000 tamu undangan dari seluruh Indonesia dalam perhelatan akbar STQH Nasional tahun ini,” ujar Asrun Lio.
Sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sultra, Asrun Lio menjelaskan bahwa berbagai aspek teknis dan non-teknis telah dipersiapkan secara matang. Mulai dari akomodasi, transportasi, keamanan, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Sultra sendiri bukan pendatang baru dalam pelaksanaan event keagamaan tingkat nasional. Sejumlah prestasi pernah ditorehkan sebagai tuan rumah, antara lain:
STQ Nasional IX Tahun 1992
MTQ Nasional XXI Tahun 2006
Utsawa Dharma Gita X Tahun 2010
Pesparawi Nasional X Tahun 2012
MTQ Korpri Nasional V Tahun 2021
PTQ RRI Nasional LIII Tahun 2023
“Pengalaman-pengalaman tersebut menjadi modal besar bagi kami untuk memastikan STQH Nasional 2025 berjalan sukses dan berkesan,” tambahnya.
Fasilitas Akomodasi hingga Transportasi Siap Sambut Kafilah
Dalam rapat tersebut, Pemprov Sultra mempresentasikan kesiapan fasilitas yang mencakup:
Hotel Bintang 4: Kapasitas 706 orang
Hotel Bintang 3: Kapasitas 2.240 orang
Hotel Bintang 2: Kapasitas 1.094 orang
Hotel melati dan homestay: Kapasitas 1.852 orang
Total kapasitas akomodasi: 6.000 orang
Selain itu, Pemprov Sultra juga melaporkan kelancaran jadwal penerbangan ke Kendari, serta telah ada kunjungan awal dari kafilah 17 provinsi yang meninjau lokasi lomba dan penginapan.
Fasilitas pendukung lain meliputi:
Pendamping LO selama kedatangan, pelaksanaan hingga kepulangan kafilah
Fasilitas kendaraan roda dua dan mobil Hiace bantuan Kemenhub RI
Rencana penyediaan bus untuk transportasi kafilah
Sekda Sultra menekankan bahwa penyelenggaraan STQH Nasional ini tidak hanya sebagai ajang syiar Islam, tetapi juga menjadi momentum penggerak ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM dan pariwisata.
“Kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta, official, dan tamu undangan. Kami optimis Sultra mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan berkesan,” ujar Asrun Lio menutup pemaparannya.
Dengan sinergi antar-stakeholder dan dukungan penuh pemerintah pusat, Sultra siap menjadi episentrum syiar Al-Qur’an dan Hadits yang memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persatuan bangsa. (ADV)













