KENDARI – Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) Exco Provinsi bersama Exco Kabupaten/Kota Partai Buruh Sulawesi Tenggara yang digelar di Kendari, Jumat (17/1/2026), menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis terkait penguatan organisasi dan arah perjuangan partai ke depan.
RAPIMDA tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari konsolidasi internal partai sekaligus persiapan menghadapi Kongres Partai Buruh yang akan digelar di Jakarta. Forum ini dihadiri unsur pimpinan partai di tingkat provinsi serta perwakilan Exco kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Dalam RAPIMDA tersebut, seluruh peserta sepakat menetapkan revisi dan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Buruh sebagai agenda utama yang akan dibahas dan diperjuangkan dalam Kongres. Kesepakatan ini dinilai penting untuk memperkuat fondasi organisasi partai agar lebih solid, demokratis, dan adaptif terhadap perkembangan politik nasional serta kebutuhan perjuangan kaum buruh.
Para peserta RAPIMDA menilai bahwa pembaruan AD/ART merupakan langkah strategis guna memperjelas arah kebijakan partai, memperkuat struktur kepengurusan, serta memastikan kerja-kerja politik Partai Buruh berjalan efektif dan terkoordinasi di semua tingkatan organisasi.
Salah satu peserta RAPIMDA, Baharudin, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting dalam menyatukan sikap dan pandangan seluruh Exco Partai Buruh di Sulawesi Tenggara.
“RAPIMDA ini menjadi ruang konsolidasi dan penyamaan persepsi seluruh Exco, terutama terkait revisi dan perubahan AD/ART yang telah kita sepakati bersama untuk menjadi agenda utama dalam Kongres Partai Buruh,” ujar Baharudin.
Ia menambahkan, hasil RAPIMDA ini akan menjadi pegangan bagi delegasi Partai Buruh Sulawesi Tenggara dalam menyampaikan aspirasi dan usulan daerah pada forum Kongres tingkat nasional.
Selain itu, Baharudin juga menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Partai Buruh di Sulawesi Tenggara akan berlanjut setelah RAPIMDA.
“Kegiatan lanjutan akan dilakukan tanggal 18 besok,” ujarnya.
RAPIMDA juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi internal serta penguatan koordinasi antar-Exco kabupaten/kota. Seluruh peserta sepakat bahwa soliditas struktur partai di daerah merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan Kongres serta implementasi keputusan-keputusan strategis ke depan.
Sebagai informasi, Kongres Partai Buruh dijadwalkan akan digelar pada 18 Januari 2026 di Jakarta. Kongres tersebut diharapkan dapat menghasilkan keputusan penting yang mampu memperkuat posisi Partai Buruh sebagai kekuatan politik yang konsisten memperjuangkan hak-hak buruh, pekerja, dan rakyat kecil di Indonesia. (Red)













