MUNA BARAT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra daerah Kabupaten Muna Barat. Muhammad Qasim Wiradhar, siswa SMA Negeri 1 Kusambi, berhasil lolos seleksi dan terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Muhammad Qasim menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Muna Barat yang berhasil menembus seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, sebanyak tujuh peserta dari Kabupaten Muna Barat mengikuti proses seleksi untuk mendapatkan kesempatan mewakili daerah di tingkat provinsi.
Keberhasilan Qasim menjadi kabar membanggakan bagi keluarga, pihak sekolah, masyarakat Desa Tanjung Pinang, dan Kabupaten Muna Barat secara keseluruhan.
Qasim merupakan putra dari pasangan Kasmunawan dan Ummu Kulsum, warga Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat.
Sebagai siswa SMAN 1 Kusambi, ia mampu menunjukkan kedisiplinan, semangat dan kemampuan selama mengikuti tahapan seleksi.
Untuk sampai pada tahap terpilih sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Qasim harus melewati berbagai tahapan seleksi bersama peserta lainnya.
Para peserta juga dituntut memiliki kesiapan fisik dan mental, kedisiplinan, sikap, wawasan kebangsaan, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab.
Dari tujuh peserta yang mengikuti seleksi dari Kabupaten Muna Barat, Qasim akhirnya menjadi satu-satunya peserta yang berhasil lolos dan dipercaya mewakili daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah memiliki kemampuan untuk bersaing dan menunjukkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala SMA Negeri 1 Kusambi, Larifu, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan Muhammad Qasim Wiradhar.
Menurut Larifu, terpilihnya Qasim sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas keberhasilan Muhammad Qasim Wiradhar. Ini merupakan kebanggaan bagi SMA Negeri 1 Kusambi dan tentunya juga menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Muna Barat,” ujar Larifu. Jumat 21/08/2026.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Dibutuhkan kerja keras, kedisiplinan, latihan, ketekunan serta dukungan dari keluarga dan sekolah.
Larifu juga memberikan apresiasi kepada kedua orang tua Qasim yang telah memberikan dukungan selama proses pembinaan dan seleksi.
“Kami memberikan apresiasi kepada Qasim dan keluarganya. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan orang tua, pembinaan dari sekolah, serta kemauan dan kerja keras dari anak itu sendiri,” katanya.
Larifu berharap keberhasilan Muhammad Qasim dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi SMA Negeri 1 Kusambi dan pelajar lainnya di Kabupaten Muna Barat.
Menurutnya, prestasi Qasim membuktikan bahwa siswa dari daerah juga mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai wilayah lainnya.
“Kami berharap keberhasilan Qasim bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswa yang lain. Jangan pernah merasa minder karena kita berasal dari daerah. Dengan disiplin, kerja keras, doa dan kemauan yang kuat, kita juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Pihak sekolah, kata Larifu, akan terus memberikan dukungan kepada siswa untuk mengembangkan potensi masing-masing, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Terpilihnya Muhammad Qasim sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi. Ia kini membawa nama SMAN 1 Kusambi dan Kabupaten Muna Barat dalam sebuah tugas yang sarat dengan nilai nasionalisme dan kedisiplinan.
Bagi masyarakat Desa Tanjung Pinang, keberhasilan Qasim juga menjadi kebanggaan tersendiri. Seorang putra desa berhasil melewati proses seleksi dan mendapatkan kepercayaan untuk menjadi bagian dari Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi contoh positif bagi generasi muda Muna Barat bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.
Dengan semangat, disiplin, latihan, serta dukungan keluarga dan sekolah, putra-putri daerah mampu tampil dan bersaing hingga ke tingkat provinsi.
Prestasi Muhammad Qasim menjadi momentum penting bagi SMA Negeri 1 Kusambi dalam mendorong siswa untuk terus berprestasi.
Keberhasilannya sekaligus menunjukkan pentingnya pembinaan karakter, kedisiplinan dan kepemimpinan sejak usia sekolah.
Qasim kini tidak hanya membawa nama dirinya sendiri. Ia membawa nama keluarga, sekolah, Desa Tanjung Pinang dan Kabupaten Muna Barat.
Keberhasilan tersebut menjadi pesan bahwa putra daerah mampu bersinar ketika diberikan kesempatan, mendapatkan pembinaan yang baik, serta memiliki kemauan dan kerja keras untuk mencapai cita-cita.
Bagi SMA Negeri 1 Kusambi, terpilihnya Muhammad Qasim Wiradhar sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi salah satu prestasi yang patut diapresiasi dan dibanggakan.
Sementara bagi Kabupaten Muna Barat, Qasim diharapkan mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik daerah, serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
Dari SMAN 1 Kusambi, satu nama membawa kebanggaan Muna Barat ke panggung Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara.
Laporan : Redaksi













