KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menghadirkan program “Mudik Gratis Bersama ASR Tahun 2026” guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan menyediakan kuota bagi ribuan pemudik yang ingin merayakan lebaran bersama keluarga di daerah asal.
Program yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) tersebut menyiapkan kuota bagi 2.622 penumpang yang akan diberangkatkan ke berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara. Para pemudik akan difasilitasi menggunakan sejumlah moda transportasi, mulai dari kapal laut, kapal penyeberangan (ferry), hingga transportasi darat berupa bus.
Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa program mudik gratis ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat, terutama menjelang momentum Idulfitri yang identik dengan tradisi pulang kampung.
Menurutnya, biaya transportasi yang biasanya meningkat menjelang lebaran sering kali menjadi beban bagi sebagian masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah hadir melalui program ini untuk memberikan kemudahan serta memastikan perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman, nyaman, dan tertib, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Andi Sumangerukka. Jumat, 13/03/2026.
Melalui program Mudik Gratis Bersama ASR, masyarakat dapat menikmati layanan perjalanan menuju berbagai daerah di Sulawesi Tenggara dengan titik keberangkatan dari Kota Kendari. Adapun rute tujuan yang disiapkan meliputi Wanci, Waodeburi, Langara, Labuan, Tampo, Waara, Baubau, Mawasangka, Ereke, Bombana, Tongkuno, hingga Pinanggo.
Untuk moda transportasi kapal laut, Pemerintah Provinsi Sultra menyiapkan armada KM Napoleon 77 yang melayani rute Kendari–Waodeburi dan Kendari–Wanci, serta KM Simba 1 yang juga melayani rute Kendari–Wanci.
Sementara itu, pada moda kapal penyeberangan (ferry), layanan mudik gratis dilayani oleh beberapa armada, yakni KMP Bahteramas dengan rute Kendari–Langara, KMP Kambaniru rute Amolengo–Labuan, KMP Nuku rute Torobulu–Tampo, KMP Tenggiri rute Baubau–Waara, serta KMP Sultan Murhum II yang melayani rute Kamaru–Wanci.
Selain itu, pemerintah juga menyediakan transportasi darat melalui bus DAMRI untuk melayani masyarakat yang akan mudik ke beberapa daerah di Sulawesi Tenggara. Rute bus DAMRI tersebut meliputi perjalanan dari Kendari menuju Mawasangka, Baubau, Tondasi, Ereke, Bombana, Tongkuno, hingga Pinanggo.
Adapun jadwal pemberangkatan program mudik gratis ini direncanakan berlangsung pada 16 hingga 18 Maret 2026, menyesuaikan dengan moda transportasi dan rute perjalanan masing-masing.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat diwajibkan melakukan pendaftaran dan pengambilan tiket secara langsung dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Dalam ketentuannya, setiap satu kartu keluarga dapat menggunakan layanan ini maksimal untuk empat orang penumpang.
Pendaftaran tiket untuk moda kapal laut dan ferry dibuka pada 13 hingga 15 Maret 2026. Bagi calon penumpang yang menggunakan KMP Nuku, KMP Kambaniru, dan KMP Bahteramas, pendaftaran dapat dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, bagi masyarakat yang akan menggunakan KMP Tenggiri dan KMP Sultan Murhum II, pendaftaran selain dapat dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, juga dapat dilakukan di Kantor UPTD Pelabuhan Penyeberangan Baubau.
Adapun pendaftaran untuk moda transportasi bus DAMRI dibuka pada 13 hingga 14 Maret 2026 dan dilaksanakan di Terminal Tipe B Baruga, Kota Kendari.
Melalui program Mudik Gratis Bersama ASR ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dengan baik serta mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan. Dengan demikian, perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga tercinta di kampung halaman.
Laporan : Jaldin













