KOLAKA – Lima puluh tahun. Angka yang tidak kecil untuk sebuah Badan Usaha Milik Daerah. Di pelataran Rumah Adat Mekongga, Rabu malam (5/2/2026), usia emas itu dirayakan. Lampu menyala, masyarakat berkumpul, dan satu pesan disampaikan dengan jelas: Perumda Aneka Usaha Kabupaten Kolaka harus tetap relevan dan berguna.
Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Kolaka, Armansyah, berdiri di hadapan publik. Nada bicaranya reflektif. Ia tidak hanya berbicara tentang seremoni, tetapi tentang perjalanan panjang yang penuh dinamika.
“Lima puluh tahun ini bukan perjalanan tanpa tantangan,” ujar Armansyah. “Ada masa sulit, ada ujian internal, ada dinamika sumber daya manusia. Tapi alhamdulillah, semua bisa dilalui dengan semangat kebersamaan.”
Armansyah mengakui, kepercayaan untuk kembali memimpin Perumda Kolaka datang bersama beban tanggung jawab besar. Tantangan internal karyawan sempat menjadi ujian. Namun, ia menegaskan bahwa soliditas dan semangat kerja menjadi kunci keberlangsungan perusahaan daerah tersebut.
Di usia setengah abad, Perumda Kolaka tidak lagi ingin sekadar bertahan. Inovasi dan integritas menjadi kata kunci. Beberapa langkah konkret pun disinggung, mulai dari penuntasan usaha pengangkutan holing hingga peresmian Pabrik Air Minum Dalam Kemasan PT Aneka Rasa Mineral yang dikelola langsung oleh Perumda.
Menurut Armansyah, capaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran dan pembinaan Bupati Kolaka, terutama dalam mendorong BUMD agar berkontribusi langsung terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Perumda Kolaka harus memberi manfaat nyata. Bukan hanya angka di laporan keuangan, tapi dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menaruh perhatian khusus pada para karyawan. Bagi Armansyah, mereka adalah tulang punggung perusahaan. Tanpa loyalitas dan ketahanan mereka, Perumda tidak akan mampu bertahan hingga usia 50 tahun.
Tema HUT ke-50 pun ditegaskan: Perumda Kolaka yang Unggul, Mandiri, dan Berani berani berinovasi, berani berubah, dan berani mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
Lebih jauh, Armansyah menyebut peringatan HUT emas ini sebagai momentum evaluasi dan refleksi. Perumda Aneka Usaha, katanya, harus semakin profesional dan adaptif menghadapi dinamika usaha yang terus berubah.
“Perumda Aneka Usaha diharapkan terus berinovasi, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Di sisi lain, apresiasi juga disampaikan atas capaian Perumda Aneka Usaha selama lima dekade terakhir. Sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan BUMD dinilai menjadi kunci dalam mendorong pembangunan ekonomi Kabupaten Kolaka yang berkelanjutan.
Lima puluh tahun sudah berlalu. Tantangan ke depan jelas tidak lebih ringan. Namun pesan malam itu tegas: Perumda Kolaka tidak boleh lelah. Karena pembangunan daerah menuntut kehadiran, bukan sekadar usia.
Laporan : Jaldin













