KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) bersama unsur TNI dan Polri menggelar apel sekaligus aksi bersih kota di sejumlah titik strategis Kota Kendari, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri sekaligus tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait kebersihan dan penataan lingkungan perkotaan.
Aksi pembersihan dipusatkan di tiga lokasi utama, yakni kawasan Eks MTQ, Kali Kadia, dan Pasar Sentral Kota Kendari. Kegiatan tersebut melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI dan Polri, serta pelajar SMA di Kota Kendari.
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Tenggara menekankan bahwa kebersihan lingkungan bukan semata-mata menjalankan instruksi pemerintah pusat, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Kebersihan mencerminkan kepribadian. Lingkungan yang bersih membuat suasana nyaman dan berdampak langsung pada cara berpikir masyarakat. Ini bukan hanya soal menjalankan perintah Presiden, tetapi tentang kesadaran dan kepedulian kita bersama,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan bahwa kebersihan memiliki nilai spiritual dan sosial yang penting, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan kota yang sehat, tertib, dan berdaya saing.
Gubernur juga menegaskan pentingnya menjaga estetika Kota Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Menurutnya, kesan pertama sebuah daerah tercermin dari kebersihan, keindahan, dan keramahan masyarakatnya.
“Orang yang datang ke suatu daerah pertama kali akan menilai dari kebersihan dan keindahannya. Inilah wajah daerah yang harus kita jaga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur menginstruksikan agar kegiatan bersih kota dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak bersifat seremonial. Ke depan, aksi pembersihan direncanakan berlangsung rutin setiap hari Jumat, diawali apel bersama dan pembagian tanggung jawab wilayah kerja masing-masing instansi, dengan pengawasan dari unsur TNI dan Polri.
“Kota Kendari harus menjadi kota yang bersih dan bisa menjadi contoh bagi ibu kota provinsi lainnya,” katanya.
Menutup arahannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat serta mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja.
Laporan : Jaldin













