Example 728x250
BeritaDaerah

Mendikdasmen Kunjungi Sultra, Gubernur Andi Sumangerukka Perkuat Sinergi Pendidikan dan Digitalisasi Sekolah

23
×

Mendikdasmen Kunjungi Sultra, Gubernur Andi Sumangerukka Perkuat Sinergi Pendidikan dan Digitalisasi Sekolah

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Mendikdasmen beserta rombongan.

KENDARI –  Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, saat menerima kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Kendari, Jumat (9/1/2026).

Kunjungan kerja Mendikdasmen ke Bumi Anoa dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Konsolidasi Program Prioritas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen serta Lokakarya Majelis Dikdasmen Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Pesantren Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra. Kegiatan tersebut digelar di Aula Pancasila Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sultra.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Mendikdasmen beserta rombongan. Menurutnya, kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara.

“Kami menyampaikan selamat datang serta terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI bersama jajaran atas kunjungan kerja di Sulawesi Tenggara. Kami meyakini kunjungan ini membawa penguatan nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan,” ujar Gubernur.

Gubernur menjelaskan, sepanjang tahun 2025 Sultra menjadi salah satu daerah penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari Kemendikdasmen. Program tersebut mencakup revitalisasi sarana dan prasarana pada 348 satuan pendidikan serta pembangunan tiga unit sekolah baru.

Memasuki tahun 2026, Pemprov Sultra mengusulkan sebanyak 1.374 satuan pendidikan untuk mendapatkan program revitalisasi sarana dan prasarana. Selain itu, penguatan digitalisasi pembelajaran juga dilakukan melalui penyediaan Papan Interaktif Digital (PID) Merah Putih yang telah menjangkau 4.081 satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA dan SMK.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen mendorong percepatan revitalisasi sekolah dan penguatan digitalisasi pembelajaran demi peningkatan mutu serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, Gubernur juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada tahun 2026, sekitar 70 persen SMK di Sultra, khususnya SMK bidang pertanian, peternakan, dan kelautan, diproyeksikan berperan aktif dalam penyediaan bahan pangan segar untuk mendukung program tersebut. Pelaksanaannya ditunjang oleh platform digital terpadu Website Satu Data MBG yang memungkinkan pemantauan secara real time terhadap sekolah penerima manfaat, ketersediaan stok pangan, distribusi, kualitas gizi, serta pencatatan alergi peserta didik.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengapresiasi kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah di Sulawesi Tenggara. Ia menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan prioritas nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

“Secara nasional, program revitalisasi telah menjangkau 16.171 satuan pendidikan dan ditargetkan terealisasi 100 persen. Tidak boleh lagi ada sekolah dengan kondisi atap bocor, toilet tidak layak, atau bangunan rusak. Dalam lima tahun ke depan, seluruh satuan pendidikan ditargetkan berada dalam kondisi layak dan mendukung pembelajaran bermutu,” tegas Mendikdasmen. (KM).