KENDARI — Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan penghargaan kepada Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo, Brigadir Jenderal TNI Raden Wahyu Sugiarto, Senin (19/1/2026).
Penghargaan yang diserahkan bertajuk JMSI Sultra Award tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran Danrem 143/Halu Oleo yang dinilai konsisten menjaga kedaulatan wilayah sekaligus menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas informasi di Sulawesi Tenggara.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung di ruang kerja Danrem 143/Halu Oleo dan diserahkan langsung oleh Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama.
Dalam keterangannya, Adhi Yaksa Pratama menyampaikan bahwa Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto layak mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Penjaga Kedaulatan dan Mitra Kestabilan Informasi Daerah, khususnya dalam membangun sinergi yang sehat antara TNI dan insan pers.
“Danrem 143/Halu Oleo kami nilai memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan wilayah sekaligus membangun komunikasi yang terbuka, profesional, dan konstruktif dengan media. Hal ini sangat penting untuk menciptakan stabilitas informasi yang akurat, seimbang, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat,” ujar Adhi.
Menurutnya, hubungan yang terjalin antara Korem 143/Halu Oleo dan media siber di Sultra selama ini berjalan harmonis, terutama dalam mendukung penyampaian informasi yang edukatif, menyejukkan, serta mencegah berkembangnya hoaks dan disinformasi.
“Sinergi ini menjadi contoh positif bagaimana TNI dan media dapat saling mendukung dalam menjaga kondusivitas daerah, tanpa mengabaikan prinsip kebebasan pers dan kepentingan publik,” tambahnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh JMSI Sultra. Ia menegaskan bahwa Korem 143/Halu Oleo senantiasa terbuka terhadap komunikasi dan kolaborasi dengan media massa, khususnya media siber.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya iklim informasi yang kondusif, objektif, dan berimbang di Sulawesi Tenggara,” kata Danrem.
Danrem juga menekankan pentingnya peran strategis media dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika arus informasi yang semakin cepat dan kompleks. Ia berharap kemitraan antara TNI dan insan pers dapat terus diperkuat demi kepentingan masyarakat dan keutuhan negara. (Red)













