KENDARI – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait, melaksanakan patroli gabungan skala besar di wilayah Kota Kendari, Selasa malam (23/12/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan melaksanakan rangkaian ibadah Natal.
“Patroli skala besar ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dan sosial dengan aman dan nyaman,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka di sela-sela kegiatan.
Selain melakukan patroli pengamanan, Gubernur bersama rombongan Forkopimda juga meninjau langsung sejumlah titik aktivitas masyarakat, di antaranya Pasar Andounuhu, Pasar Grosir, dan Pasar Ikan Bersih. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi keamanan, aktivitas ekonomi, serta stabilitas menjelang puncak perayaan Nataru.
Dalam rangka mendukung pengamanan Nataru, Polda Sulawesi Tenggara menggelar Operasi Lilin Anoa 2025 dengan melibatkan sebanyak 3.078 personel gabungan. Personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait yang disebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara guna memastikan situasi tetap kondusif.
Tak hanya itu, sebanyak 77 pos pengamanan telah didirikan, yang terdiri atas pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Seluruh pos beroperasi selama 24 jam penuh dengan fokus pengamanan pada lokasi-lokasi strategis dan rawan, termasuk pusat keramaian, rumah ibadah, jalur lalu lintas utama, serta kawasan penyeberangan.
Gubernur bersama Forkopimda juga memastikan kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana pendukung pengamanan telah terpenuhi, sehingga pelayanan optimal dapat diberikan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dengan sinergi lintas sektor yang solid, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap momentum Nataru 2025–2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh ketenangan bagi seluruh masyarakat.(KM)













