KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif pada momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025. Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melalui Sekretaris Daerah Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, menghadiri langsung kegiatan Jalan Santai dan Senam Sehat yang digelar di Pelataran Eks MTQ Kota Kendari, Minggu 9 November 2024. Kegiatan tahun ini mengusung tema nasional “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”
Ribuan warga dari berbagai kalangan hadir memenuhi area kegiatan. Antusiasme peserta menggambarkan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai urgensi pola hidup sehat. Jalan santai dan senam sehat menjadi simbol gerakan kolektif yang mendorong masyarakat Sultra untuk terus menjaga kebugaran dan menjadikan kesehatan sebagai fondasi kualitas hidup yang lebih baik.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda atau perwakilan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Sultra, para Direktur Rumah Sakit, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi kesehatan, mitra kerja sektor kesehatan, serta para rektor dan pimpinan perguruan tinggi di wilayah Sultra.
Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan apresiasi Gubernur kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dan penguatan sektor kesehatan di Sulawesi Tenggara. Ia menegaskan bahwa tema HKN tahun ini memiliki pesan strategis bahwa keberhasilan pembangunan masa depan ditentukan oleh kesehatan generasi masa kini. Menurutnya, hanya masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif yang mampu menghadapi tantangan global.
Sekda menegaskan bahwa pembangunan kesehatan bukan tugas tunggal pemerintah atau tenaga kesehatan. Seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, hingga komunitas sosial memiliki peran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa upaya pencegahan jauh lebih efektif dan menjadi kunci utama untuk menekan berbagai risiko penyakit.
Pemprov Sultra terus menjalankan sejumlah program prioritas di sektor kesehatan. Beberapa fokus utama meliputi percepatan penurunan stunting, pengendalian penyakit menular maupun tidak menular, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan sistem kesehatan daerah melalui pemerataan distribusi tenaga kesehatan dan peningkatan kualitas layanan. Penguatan pendekatan promotif dan preventif juga terus digencarkan sebagai bagian dari strategi pembangunan kesehatan jangka panjang.
Mengakhiri sambutannya, Sekda mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari. Ia kemudian membuka secara resmi rangkaian kegiatan HKN ke-61 dan berharap momentum ini menjadi energi baru bagi seluruh pemangku kepentingan kesehatan di Sulawesi Tenggara.
Peringatan HKN di Sultra tahun ini tidak hanya menjadi ajang refleksi kinerja sektor kesehatan, tetapi juga memperkokoh sinergi lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan sesuai semangat “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”













