KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun dan memajukan dunia olahraga pelajar. Komitmen itu ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, saat membuka secara resmi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 di Kendari, Senin (20/10/2025).
Asrun Lio menyampaikan bahwa pelaksanaan POPDA merupakan salah satu bentuk nyata perhatian Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Ir. Hugua, M.Ling. terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang olahraga. Ia menegaskan, olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga media pembentukan karakter, semangat juang, dan kedisiplinan generasi muda.
“Pemerintah Provinsi Sultra berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan positif bagi generasi muda. POPDA ini menjadi wadah untuk menyalurkan energi muda pada jalur yang benar dan membangun semangat berprestasi,” ujar Sekda.

Dengan mengusung tema “Energi Muda”, POPDA 2025 diharapkan mampu melahirkan atlet pelajar potensial yang siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. Asrun Lio menegaskan, meskipun dengan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap memberikan dukungan nyata terhadap pembinaan olahraga pelajar.
Menurutnya, pembangunan olahraga daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat, sekolah, dan lembaga terkait. Ia mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi dalam memperkuat pembinaan atlet sejak dini melalui kegiatan kompetitif seperti POPDA.
“Kita ingin ajang ini menjadi tempat lahirnya atlet muda yang memiliki semangat, etika, dan mental juara. Melalui olahraga, kita bentuk karakter dan kebanggaan daerah,” tambahnya.
Sekda juga mengungkapkan bahwa Sulawesi Tenggara akan berpartisipasi pada 11 cabang olahraga dalam ajang POPNAS XVII di Jakarta pada November 2025. Tidak hanya itu, Sultra juga ditunjuk sebagai tuan rumah Pra-POPNAS Zona IV yang akan digelar pada bulan yang sama. Penunjukan ini, kata dia, menjadi bukti kepercayaan nasional terhadap kesiapan Sultra dalam mengelola kegiatan olahraga berskala besar.

“Ini adalah momentum penting bagi kita semua. Mari kita maksimalkan kesempatan ini untuk menunjukkan bahwa Sulawesi Tenggara mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan berprestasi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Asrun Lio juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan fair play dalam setiap pertandingan. Ia menilai, prestasi sejati hanya dapat diraih dengan kejujuran, semangat, dan dedikasi.
“Jadikan POPDA sebagai ajang pembelajaran, bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk menempa diri dan mempererat persaudaraan antar pelajar,” katanya.
Sekda kemudian mengajak seluruh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga se-Sultra agar bersatu dan terus berkolaborasi membangun olahraga pelajar, demi mewujudkan visi kepemimpinan daerah untuk mencetak generasi muda yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi terus mendorong peningkatan sarana olahraga di daerah-daerah, pembinaan pelatih, serta pelatihan atlet berbasis potensi lokal. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat fondasi olahraga prestasi di Sulawesi Tenggara.

Peresmian POPDA 2025 berlangsung meriah dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sultra selaku penyelenggara, para Kadispora kabupaten/kota, Ketua KONI Provinsi Sultra atau yang mewakili, pengurus cabang olahraga, serta wasit, juri, pelatih, official, dan ratusan atlet pelajar dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Di akhir acara, Asrun Lio menyampaikan optimisme bahwa dengan kolaborasi, semangat, dan kerja sama seluruh pihak, dunia olahraga pelajar di Sulawesi Tenggara akan semakin maju dan menjadi kebanggaan daerah di masa mendatang.













