Buton Utara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun infrastruktur yang merata di seluruh daerah. Pada tahun anggaran 2025, Pemprov Sultra mengalokasikan dana sebesar Rp47,3 miliar untuk menggarap tiga ruas jalan strategis di Kabupaten Buton Utara (Butur).
Ketiga ruas tersebut yakni Lambale – Ereke, Simpang Tiga Bubu – Ronta, dan Ronta – Lambale, dengan total panjang mencapai 16,42 kilometer. Saat ini, progres pekerjaan sudah berada pada tahap pengerasan badan jalan dan diproyeksikan segera masuk ke proses pengaspalan.
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur jalan tidak hanya untuk memperlancar arus transportasi masyarakat, tetapi juga menjadi kunci pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Kita membuat roadmap selama lima tahun agar program infrastruktur di Buton Utara menjadi salah satu prioritas,” kata Andi dalam keterangannya di Kendari, Jumat (12/9/2025).
Andi menambahkan, meskipun fokus tahun ini diarahkan ke Buton Utara, daerah lain tetap akan mendapat perhatian secara proporsional. Pemprov Sultra menargetkan seluruh ruas jalan provinsi di 17 kabupaten/kota dapat diperbaiki secara bertahap. “Kita ingin warisan pembangunan ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam memperlancar konektivitas dan mendukung ekonomi lokal,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menyampaikan optimismenya bahwa seluruh proyek jalan di Buton Utara dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja. Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar program fisik, tetapi juga strategi untuk meningkatkan daya saing daerah.
“Kami optimistis penyelesaian tepat waktu sehingga konektivitas dan distribusi barang serta jasa di Buton Utara bisa lebih lancar,” ujarnya.
Secara rinci, berikut gambaran tiga ruas jalan strategis yang dikerjakan Pemprov Sultra tahun ini:
Ruas Lambale – Ereke sepanjang 1,02 kilometer, dikerjakan sejak 28 Mei dengan biaya Rp2,9 miliar. Pekerjaan ditargetkan rampung pada 24 September 2025.
Ruas Simpang Tiga Bubu – Ronta sepanjang 11,78 kilometer, menjadi proyek terpanjang dengan anggaran mencapai Rp33,9 miliar. Masa kontrak proyek ini berakhir pada 12 Desember 2025.
Ruas Ronta – Lambale sepanjang 3,62 kilometer, menelan anggaran Rp10,5 miliar, dengan target penyelesaian pada 6 November 2025.
Ketiga ruas jalan tersebut diharapkan mampu membuka isolasi wilayah, mempercepat mobilitas warga, serta meningkatkan akses terhadap pusat-pusat ekonomi, layanan publik, dan sentra produksi pertanian maupun perikanan di Buton Utara.
Selain itu, dengan terbukanya akses transportasi yang lebih memadai, peluang investasi di sektor pariwisata, perdagangan, dan industri kecil menengah juga akan semakin terbuka. Pemprov Sultra menilai infrastruktur jalan merupakan pintu masuk bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah bersama kontraktor pelaksana juga berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan. Pengawasan lapangan dilakukan secara rutin untuk memastikan standar teknis terpenuhi. Pemprov berharap masyarakat turut mengawal proyek tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara jangka panjang.
Dengan pembangunan tiga ruas jalan ini, Kabupaten Buton Utara diharapkan mampu menjadi salah satu simpul pertumbuhan baru di wilayah kepulauan Sultra. Infrastruktur yang kuat akan menjadi fondasi bagi terwujudnya visi pembangunan lima tahun ke depan yang dicanangkan Gubernur Andi Sumangerukka.













