Example 728x250
BeritaDaerah

ASN se-Sultra Ikuti PKA Angkatan XX, Sekda: Hasil Nyata Harus Terlihat di Layanan Publik

75
×

ASN se-Sultra Ikuti PKA Angkatan XX, Sekda: Hasil Nyata Harus Terlihat di Layanan Publik

Sebarkan artikel ini

Kendari – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XX lingkup pemerintah kabupaten/kota se-Sultra, Kamis (25/9/2025). Kegiatan yang digelar di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sultra ini diikuti oleh puluhan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai daerah di Sultra.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Sultra, pejabat struktural dan fungsional, para widyaiswara, fasilitator, instruktur, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran peserta yang berasal dari kabupaten/kota menjadi bukti komitmen bersama untuk memperkuat kualitas kepemimpinan di daerah masing-masing.

Dalam sambutannya, Sekda Sultra menekankan bahwa pelatihan kepemimpinan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah strategis dalam pembangunan sumber daya aparatur. Ia menjelaskan, pemerintah daerah membutuhkan sosok administrator yang tidak hanya mampu menjalankan fungsi teknis, melainkan juga memiliki kepekaan terhadap perubahan, mampu mengambil keputusan yang tepat, dan menjadi motor penggerak organisasi.

“PKA bertujuan melahirkan pemimpin yang kompeten dalam manajemen kinerja, dengan penguasaan berbagai kompetensi manajerial seperti integritas, komunikasi, kerja sama, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, pengelolaan perubahan, serta pengambilan keputusan,” ujar Asrun Lio.

Sekda menambahkan, pelatihan ini akan berlangsung selama 105 hari kerja atau setara dengan 908 jam pelajaran. Selama periode tersebut, peserta akan mengikuti berbagai materi, diskusi, studi kasus, hingga praktik aksi perubahan di unit kerja masing-masing. Ia berharap, output dari program ini benar-benar berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

“ASN yang kita harapkan lahir dari PKA adalah mereka yang kreatif, inovatif, peka terhadap perubahan, serta mampu menyesuaikan diri dengan dinamika birokrasi modern,” katanya.

Lebih jauh, Sekda menegaskan bahwa PKA juga merupakan bagian integral dari agenda reformasi birokrasi nasional menuju terwujudnya World Class Bureaucracy. Hal ini sejalan dengan penguatan nilai dasar ASN BerAKHLAK serta semangat Bangga Melayani Bangsa yang kini menjadi identitas dan branding aparatur negara.

Ia juga menyinggung tantangan era digital yang terus berkembang. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi adalah keharusan bagi setiap ASN agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan responsif. “Transformasi digital adalah jawaban dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. ASN harus siap menjadi bagian dari perubahan ini,” tegasnya.

Sekda Sultra mengingatkan bahwa hasil pelatihan tidak hanya berupa sertifikat kelulusan. Lebih penting dari itu, setiap peserta diharapkan mampu membawa perubahan nyata di unit kerja masing-masing. “Yang kita harapkan adalah aksi perubahan yang memberi dampak luas. Perubahan paradigma, pola pikir, dan budaya kerja harus dimulai dari individu peserta, lalu menyebar menjadi kekuatan organisasi,” jelasnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh peserta membangun semangat kolaborasi, saling berbagi pengalaman, serta menjadikan pelatihan ini sebagai bekal penting dalam menjalankan tugas kedinasan. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Sekda membuka pelatihan dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, disambut tepuk tangan seluruh hadirin.