Example 728x250
BeritaDaerah

Wartawan Liputan6Sultra.com Siap Tempuh Jalur Hukum Terkait Ancaman dan Hinaan

170
×

Wartawan Liputan6Sultra.com Siap Tempuh Jalur Hukum Terkait Ancaman dan Hinaan

Sebarkan artikel ini

AMBON  – Seorang wartawan media Liputan6Sultra.com yang bertugas di Maluku, berinisial SW (Simon W.), mengaku mendapat intimidasi dan ancaman serius usai mengungkap dugaan kasus korupsi yang terjadi di Desa Awear Lama, Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Menurut keterangan SW, pemberitaan yang mengangkat dugaan korupsi di wilayah tersebut memicu reaksi negatif dari sejumlah pihak yang tidak terima, termasuk dugaan penghinaan dan ancaman yang dilontarkan melalui aplikasi WhatsApp oleh seorang perempuan bernama Ella Wuarlela atau Ella Wermasubun, diduga bersama pasangannya.

Dalam rekaman pesan yang diklaim dimiliki oleh SW, sejumlah kalimat kasar dan bernada ancaman dikirimkan kepada dirinya. Bahkan, terdapat ancaman kekerasan fisik hingga pembunuhan yang dinilai sangat serius dan mengarah pada tindak pidana.

“Pesan-pesan tersebut sangat tidak pantas dan mengandung unsur penghinaan serta ancaman serius terhadap keselamatan saya. Saya tidak pernah memusuhi siapapun, saya hanya menjalankan tugas sebagai jurnalis,” ujar SW kepada redaksi Liputan6Sultra.com, Kamis (7/8/2025).

Ia menambahkan, seluruh bukti komunikasi berupa pesan WhatsApp telah disimpan dan akan dijadikan dasar laporan resmi ke pihak kepolisian. Wartawan SW berkomitmen menempuh jalur hukum untuk memastikan perlindungan terhadap profesinya sebagai jurnalis dan memastikan para pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Sebagai wartawan, saya tidak akan mundur sedikitpun. Saya percaya hukum akan memberi keadilan. Saya akan melaporkan peristiwa ini secara resmi dalam waktu dekat,” tegasnya.

Terkait dengan hal ini, redaksi Liputan6Sultra.com menyatakan dukungan penuh kepada SW dalam menegakkan haknya sebagai jurnalis yang dilindungi oleh Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, serta mendesak aparat kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan dan memberikan perlindungan kepada wartawan dari segala bentuk ancaman dan intimidasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi atas tuduhan tersebut.

Laporan : Tim Redaksi