Example 728x250
BeritaNasional

KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur di Makassar, Diduga Terkait OTT Serentak

738
×

KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur di Makassar, Diduga Terkait OTT Serentak

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya dalam upaya pemberantasan korupsi di tanah air. Kali ini, giliran Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, yang ditangkap dalam operasi senyap usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis malam (7/8/2025).

Penangkapan dilakukan tidak lama setelah Abdul Azis menyelesaikan rangkaian agenda partai. Tim penyidik KPK langsung bergerak dan mengamankan sang bupati, kemudian membawanya ke Polda Sulawesi Selatan untuk menjalani pemeriksaan awal.

“Yang bersangkutan telah diamankan sejak semalam dan saat ini sedang diperiksa di Polda Sulsel,” ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025).

Fitroh menyebutkan, setelah pemeriksaan awal, Abdul Azis akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih. “Diperkirakan tiba di K4 (Gedung Merah Putih KPK) sekitar pukul 15.00 WIB,” katanya.

Penangkapan Abdul Azis merupakan bagian dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK secara serentak di tiga lokasi berbeda, yakni Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Operasi yang dilaksanakan pada hari yang sama ini diduga berkaitan dengan praktik korupsi lintas wilayah.

Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan tujuh orang, terdiri dari pihak swasta dan aparatur sipil negara (ASN). Beberapa di antaranya yang tertangkap di Jakarta dan Sulawesi Tenggara telah lebih dahulu diterbangkan ke Jakarta dan menjalani pemeriksaan di KPK pada Kamis malam.

Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang terjerat dugaan korupsi. Publik kini menanti transparansi dan ketegasan KPK dalam mengungkap secara menyeluruh jaringan dan modus yang melibatkan Abdul Azis serta pihak-pihak lainnya.