MADINAH – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka (ASR), melakukan kunjungan langsung kepada jamaah haji asal Sulawesi Tenggara yang berada di Kota Madinah, Arab Saudi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah sekaligus meninjau pelayanan yang mereka terima selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Kehadiran Gubernur ASR di Hotel 117 Madinah, tempat jamaah haji Sultra menginap, disambut oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari yang juga bertugas sebagai Pembimbing Ibadah Haji Kloter 32 UPG, Sunardin, bersama para petugas haji dan jamaah.
Dalam kesempatan itu, Sunardin menyampaikan laporan mengenai kondisi terkini jamaah haji Sulawesi Tenggara. Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalankan jamaah, baik di Makkah maupun Madinah, berlangsung lancar. Selain itu, berbagai layanan yang diberikan kepada jamaah juga berjalan dengan baik, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga pendampingan ibadah oleh petugas.
“Alhamdulillah, secara umum kondisi jamaah haji Sulawesi Tenggara dalam keadaan baik. Seluruh tahapan ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar dan pelayanan yang diberikan kepada jamaah berjalan optimal,” ujar Sunardin saat memberikan laporan kepada Gubernur.
Mendengar laporan tersebut, Gubernur ASR menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji yang dijalani jamaah asal Sultra. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah selama berada di Arab Saudi.
Usai menerima laporan, Gubernur kemudian menyempatkan diri mengunjungi kamar-kamar jamaah untuk menyapa secara langsung sekaligus memastikan kondisi kesehatan mereka menjelang kepulangan ke tanah air. Dalam suasana penuh kehangatan, ASR berdialog dengan para jamaah dan mendengarkan berbagai pengalaman mereka selama menjalankan ibadah haji.
Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Tenggara tersebut mendapat sambutan hangat dari para jamaah. Mereka mengaku senang dan terharu karena mendapat perhatian langsung dari Gubernur di Tanah Suci. Bagi para jamaah, kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat Sultra yang sedang menunaikan rukun Islam kelima.
Sunardin mewakili petugas dan jamaah Kloter 32 UPG menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan Gubernur Sultra.
“Tentu kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Bapak Gubernur yang telah mengunjungi kloter kami di Madinah. Kehadiran beliau memberikan semangat dan kebahagiaan bagi jamaah. Atas nama petugas Kloter 32 UPG, kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian beliau yang hadir langsung melihat kondisi jamaah Sulawesi Tenggara di Tanah Suci,” katanya.
Ia juga mendoakan agar Gubernur Sultra senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, umur panjang, serta kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin dan membangun Sulawesi Tenggara.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap jamaah haji daerah. Selain memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap terjaga, kunjungan tersebut juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kualitas pelayanan yang diterima jamaah selama berada di Arab Saudi.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, jumlah jamaah haji asal Sulawesi Tenggara pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai 2.078 orang yang tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 23, 32, 34, 35, 36, 38 dan Kloter 39 gabungan.
Pemulangan jamaah haji Sultra dijadwalkan dimulai pada 24 Juni 2026 melalui Bandara Madinah. Kloter 32 menjadi rombongan pertama yang kembali ke Indonesia, disusul kloter lainnya secara bertahap hingga awal Juli 2026. Sementara itu, 15 jamaah yang tergabung dalam Kloter 23 akan menjadi rombongan terakhir yang kembali ke Sulawesi Tenggara pada 2 Juli 2026.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap seluruh jamaah dapat kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat, selamat, serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur sehingga mampu membawa nilai-nilai kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.
Laporan : Redaksi













