Example 728x250
BeritaDaerah

Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Sultra : Jayalah Indonesiaku

3
×

Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Sultra : Jayalah Indonesiaku

Sebarkan artikel ini

KENDARI,  – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, Brimob, Satpol PP, Tagana, pelajar SMA/SMK, serta berbagai elemen masyarakat.

Sementara itu, Mayor Cpl. Muh. Awaluddin bertindak sebagai Komandan Upacara yang memimpin seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan lancar.

Upacara diawali dengan prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebelum pengibaran berlangsung, Wakil Gubernur Sultra secara simbolis menyerahkan bendera Merah Putih kepada pasukan pengibar.

Selanjutnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra, Adrian, membacakan teks Pancasila yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh perwakilan Paskibraka.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Hugua membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam pidato itu ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh anak bangsa terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pancasila disebut sebagai bintang penuntun yang mampu mengarahkan perjalanan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan sosial yang cepat, hingga dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Di tengah perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan latar belakang sosial, Pancasila telah membuktikan dirinya sebagai perekat yang menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” demikian kutipan pidato yang dibacakan Wakil Gubernur.

Pidato tersebut juga menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Melalui semangat musyawarah, mufakat, serta penghormatan terhadap kemanusiaan, Indonesia terus berupaya menjadi jembatan perdamaian di tengah berbagai konflik dan perbedaan yang terjadi di tingkat global.

Selain itu, generasi muda diingatkan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai gotong royong, toleransi, persatuan, serta penghormatan terhadap sesama harus terus ditanamkan sebagai bagian dari karakter bangsa.

“Saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” ujar Hugua saat membacakan pidato Kepala BPIP.

Mengakhiri pidato tersebut, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, demokrasi, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Sulawesi Tenggara menjadi momentum penting untuk memperteguh semangat persatuan dan kebangsaan, sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan demi mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan berkeadilan.

“Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!”

Laporan : Redaksi