KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin langsung apel gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sultra yang berlangsung pada Senin (18/5/2026). Dalam arahannya, gubernur menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja nyata, respons cepat, dan pelayanan yang efektif.
Di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Andi Sumangerukka menekankan bahwa pemerintah tidak boleh hanya hadir secara administratif, tetapi harus mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari program yang berjalan, tetapi sejauh mana dampaknya dirasakan langsung oleh warga.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dengan tindakan nyata. Bukan hanya menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi mampu menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat secara cepat dan tepat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi cuaca yang belakangan ini ditandai dengan meningkatnya curah hujan dan potensi bencana alam di sejumlah wilayah Sultra. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menerapkan sistem “lapor dini dan cegah dini” guna meminimalkan risiko bencana.
Ia menekankan bahwa penanganan drainase, kebersihan lingkungan, serta respons terhadap keluhan masyarakat harus dilakukan secara cepat, masif, dan terukur. Menurutnya, persoalan kecil yang diabaikan dapat berkembang menjadi masalah besar apabila tidak segera ditangani.
“Seluruh perangkat daerah harus peka terhadap kondisi di lapangan. Jangan menunggu masalah membesar baru bergerak. Kecepatan dan kepedulian menjadi kunci pelayanan publik,” ujarnya.
Selain aspek pelayanan dan kesiapsiagaan, Andi Sumangerukka juga mengingatkan pentingnya efektivitas pelaksanaan program dan optimalisasi serapan anggaran. Ia meminta seluruh OPD memastikan setiap program berjalan sesuai target dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Gubernur turut menyoroti pentingnya menjaga kesehatan dan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, ASN harus memiliki budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada hasil.
“Kesehatan adalah investasi, dan integritas adalah tolak ukur pengabdian. ASN harus menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang bersih, jujur, dan bertanggung jawab,” katanya.
Apel gabungan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen seluruh jajaran Pemprov Sultra dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Laporan : Redaksi













