KENDARI – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si, mewakili Gubernur Sultra, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang 8. Kegiatan ini dilaksanakan di Plaza Kubra Kendari, Selasa (21/4/2026), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai perangkat daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara, Syahruddin Nurdin, S.E., bersama jajaran pejabat lingkup Pemprov Sultra. Pembukaan orientasi ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter dan kapasitas PPPK sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas.
Dalam laporannya, Kepala BPSDM Sultra menyampaikan bahwa orientasi ini diikuti sebanyak 200 peserta yang terbagi dalam empat angkatan, yakni Angkatan 35, 36, 37, dan 38. Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mendapatkan pembekalan materi dari para widyaiswara yang berkompeten di bidangnya, meliputi nilai-nilai dasar ASN, etika birokrasi, disiplin kerja, serta pemahaman terhadap tugas dan fungsi sebagai pelayan publik.
Menurut Syahruddin, orientasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai proses pembelajaran yang mampu memperkuat wawasan, sikap, dan perilaku ASN PPPK agar mampu menjalankan tugas secara optimal di lingkungan kerja masing-masing.
Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara yang dibacakan oleh Plh Sekda, ditegaskan bahwa menjadi ASN, termasuk PPPK, merupakan sebuah pilihan yang memiliki konsekuensi besar. Oleh karena itu, setiap individu dituntut untuk menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Menjadi ASN adalah pilihan pengabdian. Maka profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan harus menjadi prinsip utama yang dipegang teguh. Tidak ada ruang untuk bekerja setengah hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Fadlansyah.
Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter ASN yang kuat, berlandaskan nilai-nilai moral, loyalitas terhadap institusi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Dalam konteks pelayanan publik yang semakin dinamis, ASN dituntut untuk adaptif, responsif, dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, serta berkualitas.
Lebih lanjut, para peserta orientasi juga diajak untuk turut berkontribusi dalam menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2026 yang mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera”. Momentum tersebut diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan dan pengabdian ASN dalam mendorong kemajuan daerah.
Kegiatan pembukaan orientasi ditandai dengan pernyataan resmi oleh Plh Sekda Sultra, dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya rangkaian orientasi yang akan diikuti secara penuh oleh seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap seluruh PPPK yang mengikuti orientasi mampu menjadi ASN yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Orientasi ini sekaligus menjadi fondasi awal dalam membentuk ASN PPPK yang siap mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Laporan : Redaksi













