Example 728x250
BeritaDaerah

Kadis Pariwisata Sultra Tinjau Aset Wisata, Ridwan Badallah: Wisata Harus Dikelola Optimal

22
×

Kadis Pariwisata Sultra Tinjau Aset Wisata, Ridwan Badallah: Wisata Harus Dikelola Optimal

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah aset wisata milik Pemerintah Provinsi Sultra. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah evaluasi sekaligus memastikan pengelolaan dan pemanfaatan destinasi wisata daerah dapat berjalan secara optimal.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut adalah Pulau Bokori yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tenggara. Pulau kecil yang berada di wilayah Kabupaten Konawe ini memiliki panorama pantai berpasir putih, laut yang jernih, serta fasilitas wisata yang cukup memadai sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Ridwan Badallah mengatakan, peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh aset wisata yang dimiliki dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor pariwisata di Sultra.

Ketgam : Kadis Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah. 

“Aset wisata milik pemerintah daerah harus dikelola secara maksimal. Kita ingin memastikan semua fasilitas yang ada tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta wisatawan yang berkunjung,” ujar Ridwan Badallah. 20/20/2026.

Menurutnya, Pulau Bokori memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Sulawesi Tenggara. Selain memiliki keindahan alam yang memikat, kawasan ini juga telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung seperti cottage, gazebo, area rekreasi, hingga sarana transportasi penyeberangan.

Namun demikian, Ridwan menegaskan bahwa pengelolaan kawasan wisata harus terus ditingkatkan agar tetap terjaga kebersihannya, tertata dengan baik, serta mampu memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

Ia menambahkan, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pengelolaan destinasi wisata tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek pelayanan, promosi, serta keterlibatan masyarakat sekitar.

“Pariwisata dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Jika dikelola dengan baik, sektor ini mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas,” jelasnya.

Ridwan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola destinasi, serta masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata. Menurutnya, keberhasilan pengembangan pariwisata sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan destinasi wisata.

Melalui peninjauan ini, Dinas Pariwisata Sultra akan melakukan evaluasi terhadap kondisi aset wisata yang ada, termasuk fasilitas yang perlu diperbaiki maupun ditingkatkan. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun langkah strategis pengembangan sektor pariwisata di Sulawesi Tenggara.

Dengan kekayaan wisata alam, bahari, dan budaya yang dimiliki, Sulawesi Tenggara dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Pemerintah Provinsi Sultra pun berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan pengembangan destinasi wisata agar mampu menarik lebih banyak wisatawan serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Laporan : Jaldin