KENDARI – Pelantikan Prof. Armid sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2024–2029 disambut hangat oleh berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Masyarakat Penambang Indonesia (DPP MPI), Amin Ngabalin, yang menyampaikan ucapan selamat dan dukungannya terhadap kepemimpinan baru di universitas ternama Sulawesi Tenggara tersebut.
Amin Ngabalin menyatakan harapannya agar Prof. Armid mampu membawa Unhalu menjadi institusi pendidikan yang semakin maju dan berperan aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, riset, serta penguatan kolaborasi antara kampus dengan dunia industri, khususnya sektor pertambangan.
“Kami berharap UHO di bawah kepemimpinan Prof. Armid bisa menjadi mitra strategis dalam menyiapkan SDM unggul untuk mendukung pertumbuhan industri, terutama di sektor pertambangan dan hilirisasi nikel yang kini sedang booming di Sulawesi Tenggara,” ujar Ngabalin. Jumat 1 Agustus 2025.
Menurutnya, tantangan besar ke depan adalah menyiapkan ekosistem pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing global. Dalam konteks tersebut, MPI membuka peluang kerja sama erat dengan Unhalu untuk mendukung pengembangan kapasitas SDM berbasis industri berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara kemajuan industri dengan pelestarian lingkungan, sosial, dan nilai-nilai budaya lokal. Pendidikan, kata Ngabalin, harus menjadi pilar utama dalam membentuk karakter dan integritas generasi penerus bangsa.
Sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara, UHO diharapkan dapat memperkuat program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya yang menunjang sektor pertambangan dan hilirisasi. Dengan peningkatan kualitas akademik, riset, dan kolaborasi lintas sektor, Unhalu dinilai mampu menjadi role model bagi perguruan tinggi lain di kawasan timur Indonesia.
“Kami percaya Prof. Armid memiliki kapasitas dan visi yang kuat untuk membawa Unhalu menembus prestasi yang lebih tinggi,” tutup Ngabalin.
Laporan : KM













