Example 728x250
BeritaDaerah

Wabup Konawe Utara Buka Rakor Persiapan Penilaian Adipura 2026, Tekankan Sinergi dan Budaya Bersih

3
×

Wabup Konawe Utara Buka Rakor Persiapan Penilaian Adipura 2026, Tekankan Sinergi dan Budaya Bersih

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Konawe Utara, di Ruang Rapat Cakra Konasara Bapperida Kabupaten Konawe Utara, Senin (11/5/2026).

KONAWE UTARA – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara mulai mematangkan persiapan menghadapi Penilaian Adipura Tahun 2026. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penilaian Adipura yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Konawe Utara, di Ruang Rapat Cakra Konasara Bapperida Kabupaten Konawe Utara, Senin (11/5/2026).

Rakor tersebut dihadiri para Asisten, Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta instansi terkait lainnya yang memiliki peran penting dalam mendukung kesiapan daerah menghadapi penilaian penghargaan Adipura.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abuhaera menegaskan bahwa penghargaan Adipura bukan sekadar simbol prestise bagi daerah, melainkan bentuk pengakuan atas keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, serta tata kelola kawasan perkotaan yang baik dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan meraih Adipura membutuhkan kerja sama lintas sektor dan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh OPD dan stakeholder terkait untuk memperkuat koordinasi serta menjalankan tugas masing-masing secara maksimal.

“Keberhasilan meraih Adipura bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari kecamatan, desa, kepala OPD hingga instansi terkait lainnya agar program Adipura Tahun 2026 dapat berjalan maksimal dan mencapai hasil yang diharapkan,” ujar Abuhaera.

Ia menambahkan, penanganan persoalan lingkungan tidak bisa dilakukan secara parsial atau hanya menjelang penilaian. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi budaya dan kesadaran bersama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kebersamaan dan sinergi seluruh pihak, saya optimistis Konawe Utara mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, nyaman, dan sehat bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah strategi dan langkah teknis turut dibahas, mulai dari penanganan sampah, penguatan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), penataan ruang terbuka hijau, kebersihan pasar dan drainase, hingga peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengurangan sampah plastik, pemilahan sampah rumah tangga, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung kebersihan, termasuk armada pengangkut sampah dan sarana kebersihan lainnya. Ia meminta seluruh OPD terkait untuk memastikan fasilitas pendukung tersedia dan berfungsi optimal menjelang tahapan penilaian Adipura.

Rakor tersebut menjadi momentum awal bagi Pemkab Konawe Utara untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan daerah yang bersih dan ramah lingkungan. Pemerintah berharap, melalui persiapan yang matang dan kolaborasi semua pihak, Konawe Utara mampu memperoleh hasil terbaik pada penilaian Adipura Tahun 2026.

Tak hanya mengejar penghargaan, Pemkab Konawe Utara juga menargetkan terciptanya kualitas lingkungan hidup yang lebih baik serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Laporan : Redaksi