Example 728x250
BeritaDaerah

Pemprov Sultra Siapkan Anggaran, Tunjangan Guru Dipastikan Cair Sebelum Idulfitri

123
×

Pemprov Sultra Siapkan Anggaran, Tunjangan Guru Dipastikan Cair Sebelum Idulfitri

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Andi Sumangerukka. Redaksi

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka memastikan bahwa tunjangan yang menjadi hak para guru SMA, SMK, dan SLB di wilayah Sultra akan segera dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah menyiapkan anggaran sesuai kebutuhan untuk memenuhi hak para tenaga pendidik tersebut, termasuk pembayaran gaji ke-13 tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Andi Sumangerukka saat meresmikan SMA Negeri 7 Pasarwajo di Kabupaten Buton, Jumat (6/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus berupaya memperbaiki tata kelola pendidikan, termasuk memastikan kesejahteraan tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, guru memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan hak-hak para guru terpenuhi dengan baik.

“Pada kesempatan ini saya memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan pemerintah, terutama kepada para guru yang sampai hari ini masih belum mendapatkan haknya,” ujar Andi Sumangerukka di hadapan para guru dan undangan yang hadir.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen menyelesaikan pembayaran tunjangan bagi guru SMA, SMK, dan SLB di Sulawesi Tenggara pada pekan kedua bulan Maret 2026.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai langkah percepatan agar hak-hak guru dapat segera direalisasikan. Ia berharap proses pembayaran tersebut dapat memberikan kepastian sekaligus meningkatkan motivasi para tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara melalui Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Husrin, menjelaskan bahwa proses pembayaran tunjangan tersebut akan ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan guru.

Penyerahan simbolis tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2026 di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan guru dari Kota Kendari akan menerima tunjangan secara simbolis sebagai tanda dimulainya proses pencairan bagi seluruh guru SMA, SMK, dan SLB di Sultra.

Husrin menjelaskan bahwa penyerahan secara simbolis diwakilkan kepada guru di Kendari agar para guru di daerah lain tidak perlu meninggalkan sekolah masing-masing. Hal ini juga mempertimbangkan kondisi satuan pendidikan yang saat ini tengah mempersiapkan berbagai agenda penting.

“Saat ini sekolah sedang mempersiapkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) serta Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK, sehingga guru di daerah tetap bisa fokus menjalankan tugasnya di sekolah,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap pembayaran tunjangan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja dan semangat para guru dalam mendidik generasi muda.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah menuju Sulawesi Tenggara yang lebih maju, aman, sejahtera, dan religius.

Laporan : Jaldin