Example 728x250
BeritaDaerah

Pemprov Sultra Cairkan TPG, THR, dan Gaji ke-13 untuk Guru SMA/SMK/SLB Menjelang Lebaran

156
×

Pemprov Sultra Cairkan TPG, THR, dan Gaji ke-13 untuk Guru SMA/SMK/SLB Menjelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menyerahkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 kepada pengawas pendidikan menengah dan para guru SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta.

KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menyerahkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 kepada pengawas pendidikan menengah dan para guru SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Rabu (11/3/2026).

Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sultra dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus sebagai apresiasi atas dedikasi para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kegiatan penyerahan tersebut turut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Sultra, Direktur Utama Bank Sultra, Ketua PGRI Sultra, serta para guru SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh guru yang hadir. Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian para guru yang selama ini terus berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Penyerahan TPG, THR, dan gaji ke-13 ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus sebagai penghargaan atas pengabdian para guru,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia berharap tunjangan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para guru dan keluarga, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.

Gubernur juga menegaskan bahwa guru memiliki peran yang sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, para guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, serta inovasi dalam proses pembelajaran di sekolah.

Menurutnya, tugas seorang guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa, tetapi juga membentuk karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai disiplin, integritas, nasionalisme, serta semangat kebangsaan.

“Anak-anak kita banyak belajar dari lingkungan terdekatnya. Jika bukan dari orang tua di rumah, maka mereka akan melihat gurunya di sekolah. Karena itu guru harus menjadi teladan yang baik bagi murid-muridnya,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa percepatan pencairan tunjangan tersebut dilakukan setelah dirinya menerima aspirasi dari perwakilan guru terkait pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan profesi.

Saat menerima aspirasi tersebut, ia langsung meminta penjelasan mengenai proses pencairan yang sempat tertunda karena mekanisme administrasi. Setelah memastikan seluruh proses administrasi berjalan dengan baik, Gubernur kemudian memerintahkan agar pembayaran segera dilakukan sehingga para guru dapat menerima haknya tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada tujuh orang perwakilan guru dari Forum Komunikasi Guru SMA/SMK/SLB se-Sulawesi Tenggara yang telah menyampaikan aspirasi terkait pencairan tunjangan dan gaji ke-13.

Ketujuh perwakilan guru tersebut yakni Wa Ode Muhsina Hayadi (SMAN 4 Kendari), Puspa Muslimin (SMAN 10 Kendari), Mulyadi Hanan (SMAN 4 Kendari), Masnaini (SMKN 6 Kendari), Andi Abustan (SMA 1 Anggaberi), Sabnur (SMAN 1 Wawotobi), serta Anna (SMAN 2 Konawe Selatan).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.076 guru SMA, SMK, dan SLB dari Kota Kendari yang menerima Tunjangan Profesi Guru, Tunjangan Hari Raya, serta gaji ke-13.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 902 guru hadir secara langsung dalam kegiatan penyerahan, sementara sebagian lainnya tetap melaksanakan tugas piket di sekolah serta mengikuti kegiatan pesantren Ramadan.

Aris Badara menambahkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program strategis, antara lain persiapan tes kompetensi akademik, pelaksanaan uji kompetensi keahlian bagi siswa SMK, pengembangan program sekolah unggulan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas di Sulawesi Tenggara.

Laporan : Jaldin