Example 728x250
BeritaDaerah

Bank Sultra Catat Pertumbuhan Aset dan Kredit di 2025, Gubernur Beri Apresiasi

43
×

Bank Sultra Catat Pertumbuhan Aset dan Kredit di 2025, Gubernur Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sultra yang digelar di Tower Bank Sultra, Kendari, pada Jumat sore (13 Maret 2026).

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sultra yang digelar di Tower Bank Sultra, Kendari, pada Jumat sore (13 Maret 2026). Rapat tersebut dihadiri para pemegang saham dari 17 kabupaten/kota se-Sultra serta perwakilan dari Bank Jatim yang merupakan bagian dari Kelompok Usaha Bank (KUB).

Dalam forum RUPS tersebut, manajemen Bank Sultra memaparkan laporan kinerja perusahaan sepanjang tahun buku 2025 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama. Kinerja tersebut dinilai menjadi bukti bahwa Bank Sultra terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, total aset Bank Sultra pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp14,8 triliun. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 5,03 persen dibandingkan dengan posisi pada tahun 2024. Pertumbuhan aset tersebut mencerminkan semakin kuatnya fondasi keuangan Bank Sultra serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap bank milik pemerintah daerah tersebut.

Di sisi penghimpunan dana masyarakat, Bank Sultra juga mencatatkan kinerja positif. Sepanjang tahun 2025, total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp10,3 triliun atau tumbuh sekitar 1,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Bank Sultra masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Sulawesi Tenggara dalam menyimpan dan mengelola dana mereka.

Sementara itu, dari sisi penyaluran pembiayaan, Bank Sultra berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp9,5 triliun sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat sekitar 3,25 persen dibandingkan tahun 2024. Penyaluran kredit ini diharapkan dapat terus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu fokus pembiayaan Bank Sultra.

Kinerja positif tersebut turut berdampak pada capaian laba perusahaan. Sepanjang tahun buku 2025, Bank Sultra berhasil membukukan laba sebesar Rp419 miliar. Atas capaian tersebut, para pemegang saham dalam forum RUPS juga menyepakati pembagian dividen sebesar 75 persen dari total laba, atau senilai Rp314 miliar, yang akan dibagikan kepada seluruh pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikan masing-masing.

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi terhadap kinerja manajemen Bank Sultra yang dinilai mampu menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan. Ia menilai capaian yang diraih Bank Sultra menunjukkan tren yang sangat positif.

“Penilaian dari seluruh pemegang saham positif. Artinya semua indikator mengalami peningkatan, mulai dari aset, penghimpunan dana, penyaluran kredit hingga laba perusahaan,” ujar Andi Sumangerukka.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Bank Sultra terus berkembang dan mampu menjalankan fungsinya secara optimal sebagai bank pembangunan daerah yang mendukung pembangunan dan perekonomian di Sulawesi Tenggara.

RUPS sendiri merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan oleh perusahaan sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen kepada para pemegang saham. Selain memaparkan laporan kinerja perusahaan, forum ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

Rapat yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WITA tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Selain Gubernur Sultra, kegiatan ini juga dihadiri oleh para bupati dan wali kota dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, jajaran direksi dan komisaris Bank Sultra, serta perwakilan dari Bank Jatim sebagai mitra strategis dalam penguatan kelembagaan Bank Sultra melalui skema KUB.

Melalui capaian kinerja yang terus meningkat, Bank Sultra diharapkan mampu semakin memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah serta menjadi bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Laporan : Jaldin