Example 728x250
BeritaNasional

Kongres V Partai Buruh Resmi Dibuka di Jakarta, Said Iqbal Tegaskan Konsolidasi dan Arah Perjuangan Partai

75
×

Kongres V Partai Buruh Resmi Dibuka di Jakarta, Said Iqbal Tegaskan Konsolidasi dan Arah Perjuangan Partai

Sebarkan artikel ini

JAKARTA UTARA – Kongres ke-5 Partai Buruh resmi dibuka di Gedung Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (19/1/2026). Forum tertinggi partai ini dihadiri ribuan delegasi yang terdiri dari pengurus pusat, pengurus provinsi, serta perwakilan kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia.

Pembukaan Kongres V Partai Buruh dilakukan langsung oleh Presiden Partai Buruh, Ir. H. Said Iqbal, M.E. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat perjuangan, mencerminkan komitmen partai dalam memperjuangkan hak-hak buruh, pekerja, dan rakyat kecil di tengah dinamika nasional yang terus berkembang.

Dalam pidato pembukaannya, Said Iqbal menegaskan bahwa Kongres V merupakan momentum strategis bagi Partai Buruh untuk melakukan konsolidasi nasional sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan organisasi. Menurutnya, kongres tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga forum penting untuk menentukan arah kebijakan dan strategi perjuangan partai ke depan.

“Kongres ini adalah ruang tertinggi pengambilan keputusan partai. Di sinilah kita menyatukan visi, memperkuat solidaritas, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan buruh, dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja,” ujar Said Iqbal.

Ia menekankan bahwa tantangan yang dihadapi kaum buruh dan pekerja saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan upah layak, jaminan sosial, kepastian kerja, hingga perlindungan hukum. Oleh karena itu, Partai Buruh dituntut untuk hadir secara konsisten sebagai kekuatan politik yang berpihak kepada rakyat.

“Kita tidak boleh menjauh dari cita-cita perjuangan. Partai Buruh harus tetap menjadi alat perjuangan kaum pekerja dan rakyat kecil untuk memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan,” tegasnya.

Kongres V Partai Buruh dijadwalkan membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Pusat, pembahasan dan penetapan revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penyusunan program kerja nasional, serta penentuan arah kebijakan dan strategi politik partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Selain itu, kongres juga menjadi wadah bagi kader dan pengurus daerah untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta evaluasi terhadap penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Partisipasi aktif delegasi dari berbagai daerah diharapkan mampu memperkaya rumusan kebijakan partai agar lebih responsif terhadap kebutuhan buruh di daerah.

Melalui Kongres V ini, Partai Buruh menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan buruh dan rakyat Indonesia, memperkuat soliditas internal partai, serta meningkatkan peran politik yang berorientasi pada keadilan sosial dan kesejahteraan bersama. (BHR)