Example 728x250
BeritaDaerah

Komitmen Jamin Kesehatan Warga, Pemprov Sultra Raih UHC Award Kategori Madya

85
×

Komitmen Jamin Kesehatan Warga, Pemprov Sultra Raih UHC Award Kategori Madya

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 Kategori Madya.

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 Kategori Madya. Penghargaan ini diberikan atas capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencapai 89,65 persen peserta aktif pada tahun 2025, sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dalam kegiatan Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan kepada Pemerintah Daerah Tahun 2026. Acara ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026), dan dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari sinergi dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, tenaga kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Capaian ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun masyarakat Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius. Pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan merata,” ujar Gubernur.

UHC Award merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat kepada daerah yang mampu menjamin kepesertaan JKN di atas ambang batas nasional yang telah ditetapkan, sekaligus menunjukkan kemampuan daerah dalam menjaga keberlanjutan serta mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Berdasarkan data per 1 Desember 2025, cakupan Universal Health Coverage di Provinsi Sulawesi Tenggara tercatat mencapai 89,65 persen peserta aktif, atau setara dengan 2.553.935 peserta JKN. Dari jumlah tersebut, sebanyak 602.806 peserta merupakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Capaian tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024, di mana cakupan kepesertaan UHC berada pada angka 86,04 persen atau 2.430.237 peserta aktif, dengan jumlah peserta PBI yang didanai melalui APBD sebanyak 559.993 peserta. Peningkatan ini mencerminkan keseriusan Pemprov Sultra dalam memperluas jangkauan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmen Pemprov Sultra untuk terus memperkuat pelaksanaan Program JKN secara berkelanjutan. Ia menargetkan agar cakupan peserta aktif UHC di Sulawesi Tenggara dapat mencapai 95 persen, sehingga daerah ini dapat naik ke kategori UHC Utama.

Sebagai langkah strategis, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus melakukan pembenahan sistem layanan serta pemutakhiran data kepesertaan BPJS Kesehatan agar semakin akurat, valid, dan terintegrasi dengan data kependudukan.

Selain itu, Pemprov Sultra berkomitmen mendorong peningkatan literasi kesehatan masyarakat, memperluas kemudahan akses layanan, memanfaatkan teknologi digital, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya.

Namun demikian, Gubernur juga menegaskan bahwa keberhasilan dan keberlanjutan Program JKN tidak hanya bergantung pada peran pemerintah dan pemberi kerja. Kesuksesan program ini sangat ditentukan oleh kesadaran kolektif masyarakat, khususnya peserta mandiri, untuk membayar iuran secara tertib dan tepat waktu demi menjaga manfaat perlindungan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Tenggara.(KM)