KONAWE – Suasana penuh semangat gotong royong menyelimuti Kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kamis (8/1/2026). Menjelang agenda peresmian oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten Konawe mengerahkan ribuan aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan penyempurnaan akhir kawasan strategis nasional tersebut.
Mobilisasi besar-besaran ASN ini dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, yang turun ke lapangan guna memastikan seluruh pekerjaan pendukung kawasan berjalan optimal dan selesai tepat waktu. Bupati Yusran didampingi Sekretaris Daerah Konawe Ferdinand, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari Asep Saepullo, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Yusran secara detail mengecek pengerjaan landskap, penataan taman, penghijauan, kebersihan lingkungan, serta fasilitas pendukung lain yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah di luar pembangunan konstruksi utama.
“Semua pekerjaan pendukung harus dituntaskan secepatnya. Mulai dari landskap, taman, ruang terbuka hijau, hingga kebersihan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya ini,” tegas Yusran Akbar saat memberikan arahan kepada jajarannya.
Ia menekankan bahwa KNMP Sorue Jaya bukan sekadar proyek fisik, melainkan wajah baru kampung nelayan modern yang akan menjadi perhatian nasional. Oleh karena itu, setiap detail harus dipastikan siap dan tidak menyisakan kekurangan menjelang peresmian.
KNMP Sorue Jaya merupakan proyek strategis dengan total nilai anggaran sebesar Rp18,5 miliar yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Proyek ini mencakup 19 item konstruksi, antara lain Kantor Pengelola, Sentra Kuliner, Gedung Beku dan Pabrik Es, Balai Pertemuan, hingga fasilitas Docking Kapal.
Meski pembangunan bangunan inti telah dinyatakan rampung, Bupati Yusran menegaskan bahwa kesiapan kawasan tidak hanya dinilai dari berdirinya gedung, tetapi juga dari optimalisasi sarana penunjang.
“Jaringan listrik dan lampu penerangan kawasan harus benar-benar berfungsi maksimal. Jaringan internet juga harus siap karena akan mendukung aplikasi layanan nelayan berbasis digital dan kebutuhan teleconference saat peresmian nanti,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan proyek ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun dukungan penuh ASN di lapangan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kawasan kampung nelayan yang fungsional, tertata, dan berdaya saing.
Pelibatan PNS dan PPPK lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, bersama dukungan ASN Provinsi Sulawesi Tenggara, menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menyambut momen bersejarah tersebut. Seluruh elemen digerakkan secara terpadu untuk memastikan KNMP Sorue Jaya tampil bersih, indah, dan representatif.
Pemerintah Kabupaten Konawe berharap, saat diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya tidak hanya menjadi pusat aktivitas perikanan, tetapi juga ikon baru penggerak ekonomi kelautan nasional serta model transformasi kampung nelayan modern berbasis tata kelola terpadu. (Km)













