JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan kinerja positif dalam pembangunan infrastruktur setelah berhasil meraih peringkat ketiga pada ajang Sutami Award 2025. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam penganugerahan yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Menteri PU Dody Hanggodo menyerahkan langsung penghargaan untuk kategori Pemerintah Daerah Provinsi dengan Kinerja Terbaik dalam Penyelenggaraan Jalan kepada Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka. Capaian ini menjadi pengakuan pemerintah pusat atas keseriusan Sultra meningkatkan kualitas jalan provinsi sebagai salah satu sektor utama penopang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Sutami Award merupakan bagian dari peringatan Hari Bakti PU ke-80, dengan tema “Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Ajang ini dirancang untuk menilai dan mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan infrastruktur, khususnya penyelenggaraan jalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kategori yang sama, Kalimantan Tengah menempati peringkat pertama, disusul Bali sebagai peringkat kedua. Ketiga provinsi terbaik mendapat apresiasi berupa alokasi Inpres Jalan Daerah (IJD) yang menjadi insentif bagi daerah dengan kinerja pengelolaan jalan yang dinilai konsisten dan efektif.
Penilaian Sutami Award 2025 dilakukan melalui dua tahapan utama. Tahap pertama adalah seleksi administrasi dan penilaian usulan program yang diikuti 25 pemerintah provinsi. Pada tahap kedua, tim evaluasi melakukan verifikasi berdasarkan sejumlah indikator teknis, seperti:
Besaran alokasi APBD untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan,
Kecepatan dan ketepatan pelaksanaan program penanganan jalan,
Kualitas konstruksi dan pemenuhan standar teknis,
Konsistensi kinerja tahunan dan keberlanjutan program.
Sultra dinilai menunjukkan kemajuan signifikan melalui peningkatan proporsi anggaran, efisiensi pelaksanaan program, serta fokus pada peningkatan konektivitas antarwilayah yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Dalam sambutannya, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi refleksi untuk memperkuat komitmen pembangunan infrastruktur nasional.
“Kehadiran bapak dan ibu malam hari ini merupakan bukti kepedulian untuk terus mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur agar semakin baik dan berkualitas,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan dari tahun ke tahun semakin kompleks sehingga dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Gubernur Andi Sumangerukka mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU atas penghargaan tersebut. Ia menyebut capaian itu sebagai bukti kerja keras semua pihak di lingkup Pemprov Sultra.
“Penghargaan ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja pembangunan jalan dan jembatan di Sulawesi Tenggara,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Sultra terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis, salah satunya Jembatan Muna–Buton, yang dianggap sangat penting untuk meningkatkan mobilitas dan pemerataan ekonomi.
“Kami berharap Jembatan Muna–Buton dapat segera diwujudkan agar konektivitas masyarakat makin lancar dan pertumbuhan ekonomi semakin merata,” pungkasnya.
Dengan prestasi ini, Sultra memperkokoh posisinya sebagai daerah yang berkomitmen menghadirkan infrastruktur berkualitas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.













