KENDARI β Program mobil ambulans gratis milik Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, kembali menuai pujian dan rasa syukur dari masyarakat. Kali ini, apresiasi datang dari salah satu warga Kabupaten Buton Utara (Butur) yang merasakan langsung manfaat besar dari keberadaan ambulans bertanda ASR-Hugua tersebut.
Warga tersebut, yang enggan disebutkan namanya, mengaku bahwa keluarganya sedang menghadapi masa sulit karena salah satu anggota keluarganya jatuh sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Kendari. Dalam situasi genting itu, keberadaan mobil ambulans ASR-Hugua menjadi penyelamat.
βKeluarga saya sedang sakit dan harus segera dibawa ke rumah sakit di Kendari. Kami sangat terbantu karena bisa menggunakan mobil ambulans ini tanpa biaya. Kalau tidak ada mobil ini, mungkin kami akan kesulitan mencari kendaraan dan biayanya juga pasti besar,β tuturnya dengan nada haru, Kamis (16/10/2025).
Ia menambahkan, pelayanan dari tim ambulans sangat baik dan penuh empati. Petugas yang bertugas dinilai tanggap, ramah, serta membantu proses pengantaran pasien dengan cepat dan aman.
βPelayanan dari petugasnya juga luar biasa. Mereka tidak hanya mengantar, tapi juga membantu kami selama perjalanan. Mobilnya bersih, fasilitasnya lengkap, dan mereka sigap setiap kali kami butuh bantuan. Ini benar-benar program yang bermanfaat bagi masyarakat kecil seperti kami,β tambahnya.
Menurutnya, di Kabupaten Buton Utara, akses terhadap layanan kesehatan masih terbatas. Mobil ambulans yang tersedia di puskesmas atau rumah sakit daerah jumlahnya sangat sedikit dan kerap tidak bisa digunakan karena kendala operasional. Dalam kondisi seperti itu, program ambulans gratis yang diinisiasi oleh Gubernur Andi Sumangerukka menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.
βDulu di Butur itu susah sekali cari ambulans. Kadang harus tunggu lama, bahkan sampai berjam-jam. Tapi sekarang, dengan adanya mobil gratis milik Gubernur terpilih, semuanya jadi lebih mudah. Kami benar-benar berterima kasih,β ujarnya lagi.
Program mobil ambulans ASR-Hugua merupakan salah satu inovasi sosial yang diluncurkan oleh Gubernur Sultra untuk memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke pelosok daerah. Program ini tidak hanya menyediakan kendaraan darurat medis, tetapi juga dilengkapi dengan tim relawan yang siap membantu warga 24 jam. Layanan ini diberikan secara gratis tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi penerimanya.
Bagi masyarakat Buton Utara dan daerah-daerah lainnya di Sultra, keberadaan ambulans ASR-Hugua menjadi simbol nyata dari kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. Tak sedikit warga yang menyebut bahwa program ini adalah bentuk nyata dari semangat pelayanan dan kepedulian sosial yang sudah lama dinanti.
Selain membantu masyarakat yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit di kota besar seperti Kendari, program ambulans gratis ini juga sering digunakan dalam kondisi darurat, seperti kecelakaan lalu lintas atau penanganan pasien gawat darurat di daerah terpencil.
Dengan adanya program tersebut, banyak masyarakat yang kini merasa lebih tenang, karena tahu bahwa ketika musibah datang, ada layanan cepat tanggap yang bisa diandalkan.
βKami berharap program ini bisa terus dilanjutkan dan bahkan diperbanyak. Karena bagi kami masyarakat kecil, bantuan seperti ini bukan hanya sekadar fasilitas, tapi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap warganya,β pungkas warga Buton Utara itu dengan penuh harap.
Program ambulans ASR-Hugua kini telah beroperasi di berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara. Dengan layanan yang mudah diakses dan tanpa biaya, program ini menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan yang sederhana namun tepat sasaran bisa membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Langkah Gubernur Andi Sumangerukka tersebut pun dinilai sebagai wujud konkret kepemimpinan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan rakyat kepemimpinan yang benar-benar βhadirβ di tengah masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan pertolongan di saat genting.













