Example 728x250
BeritaDaerah

Gubernur Sultra Pimpin Upacara Hari Jadi ke-484 Kota Baubau: Momentum Refleksi dan Penguatan Komitmen Pembangunan

189
×

Gubernur Sultra Pimpin Upacara Hari Jadi ke-484 Kota Baubau: Momentum Refleksi dan Penguatan Komitmen Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Gubernur Sultra Pimpin Upacara Jari Jadi Kota Baubau, Jumat 17/10/2025. Redaksi

BAUBAU – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin langsung upacara peringatan Hari Jadi ke-484 Kota Baubau yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-24 penetapan Baubau sebagai daerah otonom, di Lapangan Kantor Wali Kota Baubau, Jumat (17/10/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir jajaran Forkopimda Sultra, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, unsur TNI/Polri, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat. Momentum bersejarah ini menjadi refleksi perjalanan panjang Baubau dari pusat Kesultanan Buton hingga menjadi kota modern yang terus tumbuh dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan rasa syukur atas usia panjang Kota Baubau yang kini mencapai 484 tahun. Menurutnya, usia tersebut melambangkan kedewasaan sejarah, kematangan budaya, dan kekuatan masyarakat dalam menjaga jati diri daerah.

“Momentum ini bukan sekadar seremoni, namun ruang refleksi dan evaluasi terhadap capaian pembangunan serta tata kelola pemerintahan yang telah kita jalani bersama,” ujar Gubernur.

Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik, sosial, dan budaya sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Kondusivitas yang tercipta selama ini, kata dia, harus terus dijaga agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

“Kita patut bersyukur bahwa dinamika kehidupan masyarakat di Baubau menunjukkan arah yang kondusif dan positif. Namun masih banyak tantangan yang membutuhkan perhatian dan kerja sama semua pihak,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, hingga generasi muda untuk memperkuat sinergi dan semangat gotong royong. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Saya yakin, jika semua unsur bersinergi dan bergerak bersama, Insya Allah pembangunan di Kota Baubau akan semakin maju, merata, dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta kepada masyarakat yang hadir dalam upacara tersebut. Bantuan ini diharapkan menjadi simbol kepedulian pemerintah sekaligus dorongan moral bagi masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Setelah rangkaian upacara resmi, Gubernur Andi Sumangerukka juga mengikuti prosesi adat Pakandeana Ana-Ana Maelu, tradisi masyarakat Buton yang diwariskan turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan. Kehadiran Gubernur dalam prosesi tersebut menjadi wujud penghargaan terhadap nilai-nilai budaya lokal sekaligus komitmen dalam melestarikan kearifan tradisional Buton yang menjadi identitas Baubau.

“Mari jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita menjadikan Baubau sebagai kota yang ramah, bermartabat, dan cerdas menuju Sulawesi Tenggara yang aman, maju, sejahtera, dan religius,” tutup Gubernur.

Perayaan Hari Jadi ke-484 Kota Baubau bukan hanya peringatan simbolik, melainkan cerminan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat untuk terus berinovasi dan membangun masa depan yang lebih baik. Baubau kini menatap masa depan dengan tekad kuat untuk menjadi pusat kebudayaan dan ekonomi maritim di kawasan timur Indonesia.