Example 728x250
BeritaDaerah

Viral, Kantor Desa Awear Diduga Dijadikan Tempat Minuman Keras, Warga Minta Bupati Tanimbar Bertindak

265
×

Viral, Kantor Desa Awear Diduga Dijadikan Tempat Minuman Keras, Warga Minta Bupati Tanimbar Bertindak

Sebarkan artikel ini

MALUKU, – Baru-Baru ini viral menjadi Perbincangan hanyat di Kalangan Masyarakat Desa Awear, Kecamatan Fordata, Kabupaten Tanimbar, Propinsi Maluku, dugaan Kantor Desa dijadikan tempat hiburan minuman keras.

Kantor desa yang merupakan fasilitas pemerintahan yang seharusnya digunakan untuk melayani masyarakat, bukan sebagai tempat hiburan seperti kafe atau Bar,

Informasi yang beredar menyebutkan, kegiatan pesta miras ini tidak terjadi sekali dua kali. Bahkan, pihak pemerintah desa (Pemdes) setempat disebut kerap menjadikan kantor desa sebagai tempat berkumpul dan berpesta. Hal ini dinilai mencoreng citra pemerintahan desa, bahkan menciptakan preseden buruk bagi pemerintah daerah.

“Ini bukan sekadar pelanggaran etika, tapi sudah melanggar tanggung jawab sebagai penyelenggara negara di tingkat desa,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Senin, 9/06/2025.

Kata dia, dugaan menguat bahwa Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) disalahgunakan untuk membeli minuman keras. Ironisnya, hal ini justru memicu keresahan masyarakat karena memicu perilaku negatif di kalangan pemuda, termasuk aksi mabuk-mabukan dan keonaran.

“Adanya kegiatan yang berulang-ulang membuat masayarakat sekitar resah karena mengingat kantor desa dijadikan tempat hiburan”

Lebih lanjut, kata dia, Warga tersebut mendesak Bupati Kepulauan Tanimbar segera turun tangan. Mereka berharap Pemdes Awear diberi sanksi tegas agar memberikan efek jera, sekaligus memulihkan citra pemerintahan desa yang tercoreng.

“Kalau tidak segera ditindak, bisa-bisa kasus ini merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tambah warga tersebut.

Kasus ini juga menjadi sorotan terkait pengawasan dan pemeriksaan oleh Inspektorat Daerah Kepulauan Tanimbar. Warga menduga, keonaran yang kerap terjadi dibuat seolah-olah sebagai pengalihan isu dari dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa, dana Alokasi Dana Desa serta Dana Rewort.

Situasi ini menjadi perhatian serius dan diharapkan segera ada langkah tegas dari pihak berwenang, karena dampak buruk bagi Masyarakat setempat. tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan pihak media mencoba konfirmasi lebih lanjut, kepada pemerintah setempat dalam hal ini kepada desa awear

Laporan : Simon