Gubernur Sultra Siapkan Rp1,8 M Dana Pribadi untuk Beasiswa Mahasiswa, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan
KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengambil langkah cepat untuk membantu mahasiswa dengan menyiapkan dana pribadi sebesar Rp1,8 miliar guna mendukung program beasiswa bagi putra-putri daerah.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur saat menghadiri acara undian berhadiah bagi nasabah Bank Sultra bertajuk Banghoki yang digelar di venue utama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sultra, di kawasan MTQ Kendari, Sabtu (26/4/2026) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa anggaran beasiswa tersebut tidak menggunakan dana APBD, melainkan bersumber dari yayasan pribadinya. Hal ini dilakukan agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih cepat tanpa harus melalui tahapan birokrasi yang panjang.
“Dananya dari pribadi saya sehingga tidak perlu menunggu waktu dan proses yang lama. Beasiswa ini kita siapkan untuk membantu mahasiswa yang benar-benar membutuhkan,” ujar Andi Sumangerukka.
Ia mengungkapkan, pendaftaran program beasiswa tersebut akan dibuka pada pekan depan. Setelah itu, akan dilakukan proses seleksi guna memastikan bantuan tepat sasaran. Penyaluran beasiswa direncanakan mulai dilakukan pada Mei 2026.
Langkah ini sekaligus menjadi solusi atas belum terealisasinya program beasiswa Pemerintah Provinsi Sultra yang telah dibuka sejak tahun 2025. Berdasarkan data, terdapat sekitar 3.000 mahasiswa yang telah mengajukan permohonan bantuan pendidikan melalui skema tersebut.
Namun, hingga saat ini program tersebut belum dapat direalisasikan karena masih terkendala pada proses administrasi penganggaran. Penyaluran bantuan melalui jalur APBD masih harus menunggu pengesahan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Melihat kondisi tersebut, Gubernur memilih mengambil inisiatif pribadi agar mahasiswa yang membutuhkan tidak harus menunggu lebih lama. Ia menilai, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan daerah sehingga harus mendapat perhatian serius.
Program beasiswa dari dana pribadi ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.
Dengan dibukanya pendaftaran dalam waktu dekat, masyarakat khususnya kalangan mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Pemerintah juga mengimbau agar proses seleksi nantinya dapat berjalan transparan dan akuntabel sehingga bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.
Inisiatif Gubernur ini mendapat perhatian luas sebagai langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat di sektor pendidikan, sekaligus memperkuat semangat pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing di Sulawesi Tenggara.
Laporan : Redaksi













